
Pabelan-online.com, UMS – Sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat fakultas (BEM-F) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengadakan Sekolah Politik yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 sampai 9 November 2025 di Kampus 1 dan 2. Acara itu bertujuan untuk memfasilitasi pemahaman politik secara komprehensif di kalangan mahasiswa.
Kepala Bidang Kajian Politik dan Isu Strategis (Kastrat) Fakultas Agama Islam (FAI) Muhammad Abdurrauf, mengatakan, seiring dengan berkembangnya kehidupan politik dan sosial di Indonesia, mahasiswa dihadapkan pada tantangan untuk memahami dinamika politik yang makin kompleks. Kurangnya pemahaman mendalam mengenai politik, kata Abdurrauf, menyebabkan rendahnya tingkat partisipasi politik.
“Acara ini dibentuk untuk memfasilitasi pemahaman politik secara komprehensif sehingga mahasiswa mampu berpartisipasi dalam proses politik dengan bijak, sadar dan kritis,” ujarnya saat dimintai keterangan lewat pesan WhatsApp, Rabu, (5/11/2025).
Abdurrauf menegaskan bahwa selama ini hal-hal yang berbau politik di kampus masih menjadi hal yang tabu, dan beranggapan bahwa politik itu selalu kotor. “Tidak semua berpolitik itu kotor,” kata Abdurrauf tegas.
Sekolah Politik dengan tema “Elan Politik Kontemporer: Membangun Politik Berkemajuan di Era Digital” itu diinisiasi secara kolektif oleh sejumlah Badan Eksekutif Mahasiswa tingkat fakultas di UMS. Antara lain: Fakultas Agama Islam (FAI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Farmasi (FF), Fakultas Geografi (FGEO), Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Fakultas Teknik (FT).
Kepala Bidang Kajian Aksi Strategis dan Advokasi (Kastrad) BEM Fakultas Psikologi, Harisuddin Al Munawar, membenarkan bahwa Sekolah Politik ini merupakan upaya kolektif BEM tingkat fakultas.
“Ya, itu sebagai bentuk kolektif. Diinisiasi bersama-sama,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu, (5/11/2025).
Acara itu diselenggarakan sebanyak dua pertemuan, yakni 8–9 November 2025, di Kampus 1 & 2 UMS pada pukul 08.00 WIB sampai selesai. Ada empat materi yang akan dibawakan, antara lain:
- Mengenal Dunia Politik, Teori, Dampak, dan Taktik.
- Kepemimpinan Transformasional Berkemajuan.
- Komunikasi Politik dan Adaptasi Narasi.
- Etika Media Sosial Politik dan Al.

Alasan mahasiswa UMS harus menghadiri Sekolah Politik, Gubernur BEM FEB, Elsa Dodo Septiandi mengatakan, saat ini mahasiswa cenderung anti politik bahkan banyak yang tak paham bagaimana kondisi politik belakangan. Adanya Sekolah Politik ini, ujar Elsa, menjadi langkah alternatif untuk keseluruhan, karena penting agar mahasiswa paham soal kondisi politik.
“Itu nggak cuma di lingkup UMS aja, tapi juga lingkup nasional. Target capaiannya, mahasiswa jadi paham mengenai apa yang disampaikan, kemudian melek soal politik juga,” kata Elsa saat via WhatsApp, Rabu, (5/11/2025).
Reporter: Muhammad Farhan
Editor: Aqill Adhitya






