Pers mahasiswa (persma) hari ini menghadapi represi dari segala sisi: birokrasi kampus yang membungkam halus, dan dari publik yang lebih memilih konten viral ketimbang isu
Sebelum tulisan ini dianggap dan dicurigai sebagai luapan kekecewaan seorang mahasiswa yang gagal menjadi pejabat kampus, ada baiknya saya memperjelas satu hal sejak awal: saya
Suatu sore di sebuah ruang kelas yang tidak terlalu besar, seorang guru meminta murid-muridnya menuliskan esai tentang cita-cita mereka. Sebagian siswa menunduk, berpikir cukup lama