Pagi ini adalah pagi yang paling ditunggu-tunggu oleh Angkasa. Tepat pukul 5, Angkasa sudah berangkat ke kampus yang ia impikan ...
Liang mataku menyimpan mimpi yang enggan padam. Lipatan kulit keriputku kini menjabarkan bantaran semesta kecil yang telah ribuan purnama kujajaki. Dari lembaran berangka tak seberapa,
Hari ini begitu melelahkan bagi Aksara. Ruang kelasnya itu seakan-akan mencabik-cabik habis energinya. Namun, beres jam perkuliahan hari ini, dia tak langsung pulang, tapi memilih
“Aku Abimanyu, putra Arjuna; di hadapan mata indahmu, disaksikan oleh desiran angin utara, aku bersumpah: aku belum memiliki istri. Jika aku melanggar sumpah ini, biarlah
Dia dan adiknya sedang pergi keluar rumah. Ayah dan ibunya tidak tahu mereka mau kemana. Tetapi seperti biasanya, mereka akan bermain-main mengelilingi lapangan dan bermain




