LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (BEM FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan Kajian Akbar dengan tema “Ramadhan, Kok Gini- Gini Aja?”. Kajian tersebut diadakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Minggu, 18 April 2021.

Puasa sering kali membuat manusia merasa lemas dan malas untuk beraktivitas, sehingga banyak yang lebih memilih untuk menghabiskan waktu dengan hal-hal yang tidak bermanfaat. Meskipun Ramadhan kali ini masih berlangsung di tengah pandemi, namun tidak menjadi penghalang untuk tetap produktif dan kreatif.

Mamang M. Haerudin, selaku ustadz yang mengisi materi pada Kajian Akbar tersebut menyampaikan bahwa pada saat Ramadhan harus bisa menjadi manusia yang produktif dan tidak mengisi waktu dengan malas-malasan. Ia juga membagikan beberapa tips agar bisa tetap produktif di bulan Ramadhan.

Ia menyampaikan bahwa, tips yang utama yakni memperbaiki niat. “Segala sesuatu itu dari niat, kalau dari awal teman-teman tidak semangat maka akan terasa berat,” ungkapnya, Minggu (18/4/2021).

Ia juga menjelaskan, untuk menjadi manusia yang produktif kita harus memiliki daily activity atau kegiatan yang bermanfaat lainya. “Segala sesuatu yang direncanakan akan membuat kita menjadi orang disiplin dan profesional,” tuturnya, Minggu (18/4/2021).

Baca Juga: Wanita Sejuta Harapan

Pada saat bulan Ramadhan manusia dituntut untuk menjadi orang yang beriman dan bertakwa. Ciri-ciri orang yang bertakwa yakni dengan adanya perubahan untuk menjadi lebih baik. Ia juga menambahkan agar kita dapat menjadi manusia yang istiqomah dan konsisten.

“Hal tersebut harus dibiasakan agar menjadi habits atau kebiasaan yang ada dalam diri kita sejak dini,” tambahnya, Minggu (18/4/2021).

Ade Leta Alfianti, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Keperawatan FIK mengungkapkan bahwa melalui Kajian Akbar tersebut banyak hal positif yang didapatkan. Selain dapat meluruskan pemikiran agar tidak terpengaruh dengan hal-hal yang buruk. Di dalam kajian tersebut, juga memberikan tips dalam mengisi waktu luang yang bermanfaat di saat bulan Ramadhan.

Ia juga berharap agar acara seperti kajian tersebut sering diadakan. “Kajian semacam ini harus sering diadakan, dengan materi kajian Islam yang lebih aktual lagi dan durasi yang cukup agar pesanya dapat tersampaikan tepat di hati,” harapnya, Minggu (18/4/2021).

 

Reporter         : Puput Wulandari

Editor             : Mulyani Adi Astutiatmaja

Also Read

Tinggalkan komentar