
Pabelan.online.com, UMS — Ekspo Kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada Kamis, 10 September mendatang akan menghadirkan secara langsung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari tiap fakultas.
Kebijakan yang melibatkan BEM Fakultas dalam Ekspo Kampus tahun ini bermula dari hasil koordinasi antara pihak kemahasiswaan Universitas dengan BEM tingkat Universitas (BEM U) maupun Fakultas (BEM F) pada 12 Agustus 2026 lalu.
Wakil Presiden BEM UMS, Muhammad Faris menjelaskan bahwa instruksi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan kemahasiswaan universitas, Aklis. Adanya kebijakan ini disambut baik sebagai langkah positif untuk mendongkrak kembali minat mahasiswa baru terhadap UKM tingkat fakultas.
“Tahun ini akan ada satu stan per fakultas. Pak Aklis menyampaikan bahwasanya nanti satu stan per fakultas itu bisa diisi oleh teman-teman dari BEM dan juga boleh untuk diisi dari teman-teman UKM Fakultas,” ujarnya ketika dihubungi pada Kamis (3/9/2026).
Faris juga memaparkan analisis pihak BEM UMS terkait tujuan dari kebijakan baru tersebut. Mengingat selama ini hanya BEM, DPM dan UKM tingkat universitas saja yang diberi kesempatan promosi di Ekspo.
“Nah, ini diberi ruang juga agar UKM, pers fakultas, BEM, hingga Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) bisa juga dipromosikan agar bisa mendapatkan kesempatan yang sama untuk mencari kader atau untuk mencari penerus,” tambahnya.
Di sisi lain, perwakilan dari BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Anisa mengakui bahwa kehadiran mereka di Ekspo Kampus merupakan realisasi dari aspirasi tahun-tahun sebelumnya.
“Ketika disosialisasikan, ya memang menimbang dari tahun lalu ada permintaan untuk pihak fakultas itu diikutsertakan, dilibatkan. Jadi direalisasikan di tahun ini,” ungkapnya saat diwawancarai melalui pesan WhatsApp, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, momentum Ekspo kampus ini menjadi strategi penting untuk mengenalkan kultur fakultas, mengingat selama ini masih banyak mahasiswa FKIP yang belum familiar dengan istilah-istilah di internal fakultasnya sendiri. Namun, Anisa juga menambahkan bahwa jika seluruh ormawa di fakultas diikutsertakan, itu akan sulit.
“Jadinya kemarin itu himbauannya adalah untuk pihak dari fakultas itu hanya perwakilan dari BEM dan DPM saja,” tambahnya.
Sementara itu, untuk menarik minat mahasiswa baru, BEM UMS sendiri telah menyiapkan strategi khusus berupa pembukaan pendaftaran ‘Staf Muda’. Program ini dirancang sebagai wadah kaderisasi berjenjang bagi mahasiswa baru yang ingin merasakan pengalaman penanaman ideologi mahasiswa sebelum terjun langsung ke dalam kepanitiaan dan kegiatan BEM UMS.
“Strateginya, BEM U tahun ini insyaallah akan ada staf muda. Staf muda itu seperti kader di sana, nantinya teman-teman akan disuguhi pengalaman penanaman ideologi mahasiswa,” jelas Wapres BEM U.
BEM UMS juga berencana meluncurkan portal website baru untuk memusatkan seluruh informasi kegiatan, relawan, dan rekrutmen, meski saat ini masih terkendala pada domain UMS. Faris menegaskan bahwa kebijakan ini membawa harapan besar bagi dinamika organisasi kampus.
“Ini menjadi peluang bagi teman-teman untuk mengenalkan UKM-UKM-nya, HMP-HMP-nya ke mahasiswa baru UMS 2026 tanpa terkotak-kotakkan yang hanya di fakultas masing-masing saja. Tapi kalau sekarang ada stand-nya, teman-teman fakultas lain dapat melihat,” katanya.
Hingga berita ini terbit, Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta-Inovasi (DKPTI) Ahmad Khalid Aghofari belum memberikan jawaban yang diajukan oleh reporter pabelan-online.com.
Reporter: Khotimatuz Zahra
Editor: Fauziah Salma Anfihar






