
Menapaki Cerita Tak dapat lagi, Karena kita akan segera berpaling Dalam masing – masing ketidakberdayaan Dalam lautan kasih yang senantiasa menggema Dari cerita yang saling
Seribu Rayuan Aku bukan tak memiliki jawaban, Sayang Aku bahkan memiliki seribu rayuan melenakan Aku hanya mengikatnya erat, berusaha menahan Jadi jangan terlalu keras mengusahakan
Hasrat yang Berkabung Ke mana hilangnya tekad? Padahal pemujaan rutin dilakukan Doa adalah pengantar, keteguhan terkuat Melangkah ragu, keniscayaan binasa Izin dulu, siapa yang berkuasa?
Rona Asmara Tahukah kau, Saat mataku terpana akan pesona Tiada henti bayangmu hinggap di bola mataku Bisakah kita merapat Tuk mengenal lebih dekat, Bisakah rasa
Pecundang Kehidupan malam berjalan Rembulan dan bintang bergelantungan Angin berhembusan daun berguguran Sayup sayup senandung rindu dilantunkan Bersama melodi sunyi berhamburan Diiringi tarian para





