
UMS, Pabelan-Online.com – Program Studi (Prodi) Fisioterapi menggelar debat kandidat ketua angkatan 2015 di Gedung Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Senin (21/3/2016) malam. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan mahasiswa Fisioterapi menjadi lebih kritis sekaligus dapat meningkatkan keakraban antarmahasiswa jenjang S1 dan D3.
Menurut Ketua Panitia Debat, Miftahudin Sigit, dalam syarat dan ketentuan debat, masing-masing pasangan kandidat diharuskan terdiri dari mahasiswa fisioterapi dari jenjang pendidikan S1 dan D3. Namun saat pelaksanaan, ternyata ada salah satu pasangan dari tiga pasang kandidat yang tidak memenuhi syarat. Keduanya terdiri dari mahasiswa D3. “Calon ketua Fisioterapi angkatan 2015 kali ini boleh berpasangan dengan siapa saja,” akunya, Senin (21/3/2016).
Setiap pasangan kandindat menyampaikan visi dan misi saat kegiatan berlangsung. Selain itu, kandidat diharuskan menjawab pertanyaan yang diajukan dari panelis dan juga peserta yang hadir. Sigit mengatakan alasan diadakannya debat tersebut ialah untuk meningkatkan kritisisme mahasiswa sehingga mampu meminimalisir sikap acuh terhadap para pimpinan fakultas.
Terakhir Ada pada 2008
Kegiatan tersebut, tambah Sigit, terakhir kali diadakan pada tahun 2008. Inisiatif pembentukan ketua angkatan tersebut berasal dari mahasiswa yang didukung oleh Kepala Prodi (Kaprodi) dan Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP). “Pemilihan nanti akan berlangsung secara terbuka dengan pemilih tetap berjumlah 194 mahasiswa D3 dan S1 Fisioterapi 2015,” ujarnya.
Diungkapkan oleh Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FIK, Dian Lukman Hakim, bahwa dirinya sangat mengapresiasi mahasiswa Fisioterapi 2015 yang mampu mengadakan acara debat tersebut. Adanya ketua angkatan Fisioterapi 2015 diharapkan bisa menjadi penghubung antara mahasiswa D3 dan S1 dalam urusan akademik dan sosial dalam satu angkatan. “Tiga pasangan tersebut sudah bagus dalam apresiasi dan melihat kondisi mahasiswa Fisioterapi,” jelasnya, Senin (21/3/2016).
Penulis: Magang Zainul
Editor: Sofi Filda






