LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com – Program vaksinasi Covid-19 sampai saat ini sudah mencapai tahap kedua yang salah satu target penerimanya adalah mahasiswa. Setelah vaksinasi dilakukan diharapkan dapat menyongsong pembelajaran tatap muka.

Satu tahun sudah Corona Virus Disease-19 (Covid-19) melanda Indonesia dan sampai saat ini belum juga menunjukkan angka penurunan. Bahkan, semakin hari jumlah kasus positif di Indonesia semakin tinggi. Untuk menekan penyebaran Covid-19 yang semakin tinggi di Indonesia, pemerintah melakukan program vaksinasi yang sudah dimulai pada 13 Januari lalu.

Dilansir dari merdeka.com, Nizam selaku Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Budaya (Dirjen Dikti Kemendikbud) menjelaskan, bahwa pemberian vaksin kepada kalangan mahasiswa sudah sesuai arahan presiden. Vaksin akan diberikan kepada seluruh masyarakat Indonesia secara bertahap dan gratis, termasuk bagi mahasiswa dalam waktu dekat.

“Untuk jenjang perguruan tinggi sudah dimulai dilakukan vaksinasi pada tahap pertama. Vaksinasi tahap pertama telah diberikan kepada mahasiswa kedokteran yang sedang menjalankan praktik pendidikan di Rumah Sakit Rujukan Covid-19,” tutur Nizam, mengutip dari merdeka.com.

Untuk memperlancar proses vaksinasi kepada mahasiswa, pihak Kemendikbud akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menghadirkan layanan vaksinasi bagi kalangan pendidikan.

Baca JugaSediakan Hotline Pengaduan untuk Salurkan Aspirasi Mahasiswa FIK

Terkait persiapan pembelajaran tatap muka, setiap perguruan tinggi dapat mengizinkan perkuliahan tatap muka sesuai protokol kesehatan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Sebelum hadirnya vaksinasi Covid-19, pimpinan satuan pendidikan telah didorong untuk mengakselerasi pembelajaran tatap muka sesuai kondisi satuan pendidikan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Menanggapi berita tersebut, Danur Jatmiko, selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyampaikan rasa bersyukurnya atas kabar adanya vaksin untuk mahasiswa dan kabar mengenai perkuliahan yang akan segera dibuka.

Ia juga menyampaikan, bahwa dari pihak UMS belum terdapat informasi mengenai vaksin untuk mahasiswa maupun untuk perkuliahan yang akan segera dibuka.

“Untuk semester depan, saya belum paham apakah masih daring atau luring, semoga kedepannya vaksin yang sudah disiapkan dan yang sudah teruji klinis dapat diberikan. Semoga wacana perkuliahan luring juga segera diterapkan,” harapnya, Jumat (19/3/2021).

 

Reporter         : Jannah Arruum Sari

Editor             : Mulyani Adi Astutiatmaja

Also Read

Tinggalkan komentar