
Pabelan-online.com, UMS – Seminar yang digelar oleh Semaradik menghadirkan Brian Arianto Tanuwidjaja peserta Clash of Champions (COC) season satu mengusung tema “The Media, Digital Branding & Creative Video” pada Minggu, 27 September 2026 di Auditorium Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Brian membahas pentingnya personal branding di media sosial serta strategi pembuatan konten yang menarik dan relevan bagi audiens, seperti menggunakan foto profil yang menarik dan representatif serta menjaga reputasi online yang dapat mempengaruhi persepsi orang lain.
Ia mengangkat empat komponen utama dalam membangun identitas diri, yaitu memilih nilai yang ingin ditonjolkan, cara berkomunikasi, pembawaan diri yang ingin ditampilkan, konsistensi dalam membuat dan memposting konten sebagai kunci untuk membangun personal branding yang kuat.
“Tapi ya kalau misalnya kalian belum menemukan ya learning by doing, tapi alangkah baiknya kalian sudah punya uniqueness di awal”, paparnya (27/9/2026).
Brian juga memaparkan beberapa elemen konten yang efektif, seperti konten yang dibangun berdasarkan pada keahlian atau minat yang dimiliki agar tetap termotivasi, memiliki Unique Selling Point yang membuat orang mudah mengingat konten atau kreator, memahami target audiens yang dituju, serta pemilihan platform yang tepat menyesuaikan dengan format konten.
“Kita harus bisa membedakan first impression di berbagai macam media platform yang kalian ingin tunjukkan”, terangnya.
Brian kembali menegaskan dalam pembuatan konten, penting untuk membuat hook yang menarik, menyajikan konten yang bermanfaat atau menghibur, teknik Call To Action (CTA), tahu waktu yang tepat untuk melakukan hard atau soft selling, dan menerapkan “The Peak-End Rule” dimana manusia cenderung lebih mengingat dan menilai suatu pengalaman bukan berdasarkan keseluruhan pengalaman, melainkan bagaimana pengalaman berkesan dan berakhir.
“Jadi kalau akhirnya memorable yang akhirnya mengenak itu lebih teringat dibandingkan yang atraksi tapi kok gaada esensinya”, ujar Brian.
Terakhir, ia tak lupa menekankan untuk selalu melakukan evaluasi dan mengawasi etika konten. Dengan menggunakan metrik seperti like, comment untuk menilai keberhasilan konten dan memperhatikan relevansi.
“Semakin sering belajar ngonten, semakin sering belajar ngomong depan kamera juga akan terlatih, karena itu sekali lagi jam terbang, enggak bisa diganti”, jelasnya.
Acara dilanjutkan dengan pemberian hadiah kepada pemenang lomba voice over dan video creative. Diteruskan dengan penampilan musik fantastis oleh band Crexcendo yang menyanyikan lima lagu. Semaradik berlangsung dengan meriah dan tertib lalu ditutup dengan pembuatan konten bersama.
Salah satu pemenang lomba Semaradik, Vanya, menyampaikan bahwa ia memperoleh banyak manfaat karena tema yang dibawakan sesuai dengan jurusannya yang berhubungan dengan public relation.
“Jadi buat yang mau mulai jadi Content Creator ini dikasih tips and trick jadi kita bisa mulai tahap awalnya gimana cara cari followers konten-kontennya”, sambutnya (27/9/2026).
Peserta lain, Irsya, juga mengungkapkan antusiasnya dalam seminar kali ini. Ia merasa sangat terbantu atas materi yang telah disampaikan.
“Seru banget sih dia asik banget dan materinya tuh dia pembawaannya kayak mudah dipahami gitu jadi enjoy banget, deh”, serunya.
Reporter: Najwa Putri Zaliyanti
Editor: Fauziah Salma Anfihar







