
UMS- Lombok telah mengukuhkan diri sebagai destinasi World Best Halal Tourism dan World Best Halal Honeymoon yang diterima dari ajang kompetisi dunia The World Halal Travel Summit/Exhbition yang diumumkan di Uni Emirat Arab (UEA) pada 2015 lalu.
Seperti dilansir dari Kompas.com, hal tersebut dijelaskan Lalu M Fauzal, Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Minggu (7/2/2016).
“Kami sudah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung wisata halal di Lombok. Contohnya adalah menyiapkan tempat-tempat ibadah serta kuliner yang bersertifikat halal. Kami bekerja dengan MUI untuk memberikan label halal untuk kuliner yang ada di Lombok. Dan ini sudah diatur dengan Pergub,” jelas Lalu M Fauzan.
Lombok menjadi destinasi World Best Halal Tourism dan World Best Halal Honeymoon pada kompetisi dunia The World Halal Travel Summit/Exhbition pada 2015 lalu.
Ia menjelaskan, dengan branding wisata halal, bukan berarti yang tidak halal dilarang, tetapi akan tetap berdampingan. Ia mencontohkan jika ada wisatawan yang memerlukan kebutuhan yang non halal bisa saja memesan pada restoran atau hotel. Hanya saja tidak akan tercantum pada menu makanan.
“Selain itu kami juga menghimbau pengelola restoran dan rumah makan atau destinasi wisata lainnya untuk memberikan kebutuhan tempat ibadah sehingga tidak kesulitan jika akan beribadah. Yang konvensional masih bisa berjalan seperti biasa. Nanti akan dipisah,” ungkapnya.
Editor: RK
Sumber: Kompas.com





