LPM Pabelan

Pabelan Online
Pabelan Online

Reporter: Pradhita
Pabelan Online-UMS Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMP PGSD) batal menyelenggarakan Seminar Nasional di Auditorium Muhammad Djazman pada sabtu (29/11) dikarenakan perubahan jadwal yang mendadak dari pihak universitas. Pihak universitas sendiri hendak menggunakan auditorium untuk keperluan Seminar Nasioanl yang kala itu ingin mendatangkan mantan presiden SBY (Susilo Bambang Yudhoyono).

Ketua panitia semnas PGSD, Sinta Dew Rokhmawati mengungkapkan kekecewaannya kepada pihak universitas atas insiden ini. Dia mengatakan bahwa pihak kepanitiaan semnas PGSD sebenarnya telah mengajukan izin peminjaman auditorium terlebih dahulu sebelum pihak universitas.  “Harusnya pihak universitas melakukan pemberitahuan kepada kami jauh – jauh hari, tidak mendadak seperti ini,” ujarnya Selasa (02/12).

Sambungnya, dengan mundurnya jadwal semnas ini, panitia dituntut untuk bekerja keras mengubah konsep yang telah disiapkan. Rekontruksi konsep yang baru akhirnya harus disesuaikan dengan acara yang rencananya akan dilaksanakan pada Senin (15/12).Sinta juga mengomentari kebijakan universitas yang seakan akan berat sebelah dan tidak memihak kepentinagn mahasiswa. “Setidaknya pihak universitas sendiri juga bertanggung jawab akan hal ini, sehingga kepanitiaan tidak diberatkan,” tutupnya.

Terlepas dari semua masalah yang terjadi, Sinta menegaskan bahwa pihak kepanitiaan sendiri akan berusaha semaksimal mungkin agar semnas PGSD bisa berjalan dengan baik.

Salah satu peserta semnas PGSD, Riesdam Mahdi juga mengunggapkan keluhannya tentang kebijakan univertitas. Dia meminta pihak universitas untuk fair dan tidak seenaknya menggunakan auditorium bila telah dipinjam oleh lembaga lain terlebih dahulu. “Seharusnya pihak universitas mau mengalah dengan semnas PGSD, karena mereka telah meminta izin peminjaman sebelumnya ” tuturnya Senin (01/12).

Baca berita lainnya, Teringat Teman Mahasiswa Ini Aksi Peduli HIV/AIDS Seorang Diri, Klik Disini!

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar