LPM Pabelan

Foto: Istimewa

Pabelan-online.com, UMS – Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur BEM FIK 2026 akhirnya ditetapkan melalui Sidang Istimewa setelah sempat tertunda cukup lama akibat belum adanya pasangan calon yang mendaftar. Dalam sidang yang digelar pada Sabtu, 27 Desember 2025 tersebut, Baiq Ningrum ditetapkan sebagai Gubernur BEM FIK 2026 bersama Dahlia Nabila sebagai Wakilnya.

Gubernur BEM FIK sebelumnya, Imam Mashudy Fazry, membenarkan terpilihnya Baiq Ningrum sebagai Gubernur BEM FIK 2026 dan Dahlia Nabila sebagai wakilnya sejak Sabtu, 27 Desember 2025. “Iya, betul,” ujarnya singkat melalui WhatsApp, Selasa (6/1/2026).

Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FIK, Aji, mengatakan Sidang Istimewa baru dapat dilanjutkan setelah terbentuknya Tim Formatur. Sidang tersebut, kata Aji, sempat tertunda cukup lama karena belum ada pihak yang mengajukan diri sebagai calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub).

“Sangat bertele-tele. Juga kemarin sempat tertunda lama, padahal seharusnya pending-nya itu maksimal tujuh hari, dan kemarin pending lebih dari tujuh hari,” tulis Aji saat dimintai keterangan melalui WhatsApp, Selasa (6/1/2026).

Meski demikian, Aji tak sepenuhnya menyalahkan Tim Formatur. Menurutnya, proses pencarian kandidat cagub dan cawagub memang bukan hal yang mudah. “Kalau dari aku, sidang kemarin telah berjalan dan dapat gubernur dan wakil gubernur saja itu sudah alhamdulillah, terlepas dari semua kekurangan atau kesalahan itu hal yang wajar,” katanya.

Agus, bukan nama sebenarnya, yang merupakan anggota Tim Formatur, mengonfirmasi bahwa Pemilihan Perwakilan Mahasiswa (Pemilwa) sebelumnya tidak berhasil menentukan pasangan calon (paslon). Maka dari itu, pihaknya mengadakan rapat dan diskusi bersama Wakil Dekan III Noor Alis Setiyadi yang menghasilkan keputusan agar setiap organisasi mahasiswa (ormawa) mendelegasikan cagub dan cawagub.

Namun, kata Agus, seluruh ormawa FIK memilih membuat surat pernyataan untuk tidak mengirimkan delegasi sehingga hanya Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) dan BEM yang mengirimkan delegasi. Pihak BEM, ujarnya, sudah mendelegasikan Baiq–Dahlia sebagai paslon sejak awal, sedangkan UPPM mendelegasikan Maulia sebagai kandidat individu.

“Setelah didiskusikan panjang lebar dan sampai akhir Maulia belum menemukan wakil, maka yang resmi menjadi paslon adalah mereka,” jelas Agus.

Salah satu perwakilan UPPM, Hanqeen, mengaku belum memiliki pandangan terhadap BEM FIK ke depan dalam hal regenerasi. “Karena kemarin juga jarang membersamai dikarenakan ada beberapa kegiatan yang saya ikuti begitu,” ungkap Hanqeen, Selasa (6/1/2026).

Sementara itu, Gubernur dan Wakil Gubernur BEM FIK terpilih, Baiq Ningrum dan Dahlia Nabila, menolak dimintai keterangan. “Setelah koordinasi dengan gubernur, kami tidak bersedia untuk diwawancarai,” ujarnya, Selasa (6/1/2026).

Reporter: Sherly Ayu Della Puspita

Editor: Fauziah Salma Anfihar

Also Read

Tinggalkan komentar