
UMS, pabelan-online.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Sekolah Eksekutif Chapter 2 dengan tema “Be Upnormal In New Normal Era”. Sekolah Eksekutif yang digelar secara daring tersebut menghadirkan delapan pembicara dari Keluarga Mahasiswa (KAMA) FIK.
Sekolah Eksekutif yang dilaksanakan melalui Platform Zoom Meeting pada Senin, 28 Juni 2021 lalu, memberikan suasana yang berbeda dengan menghadirkan delapan pembicara. Selain dihadiri oleh Gubernur Mahasiswa FIK, terdapat pula tujuh ketua umum tiap Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang ada di lingkungan KAMA FIK.
Syarif Fathurozaq, selaku Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), menjelaskan terkait inovasi di dalam organisasi. Ia mengatakan, bahwa inovasi-inovasi yang diperlukan untuk organisasi di masa pandemi berawal dari internal organisasi. Pemberian motivasi, menjadi salah satu cara yang digunakan.
Menurutnya, pemberian stimulus memiliki dua point, yakni berupa finansial dan non finansial. “Finansial bisa berupa pemberian makanan, dan yang non finansial yaitu berupa kehadiran,” tuturnyaa, Senin (28/6/2021).
Inovasi di masa pandemi dapat dimulai dengan inovasi program kerja. Ia dan beberapa rekannya memulai dengan membuat inovasi digital yang memudahkan orang lain untuk menikmati program kerjanya di masa pandemi.
Baca Juga: Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Soloraya Menggugat Selamatkan KPK
Sementara itu, Nadia Aqiela Laili, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Gizi menjelaskan bahwa inovasi tersebut dilakukan dengan cara menyediakan platform yang sederhana tetapi bermakna. Menurutnya, platform tersebut tidak hanya tentang program kerja, tetapi juga menyediakan kolom untuk tempat bercerita bagi pengurus.
Selain inovasi, hubungan komunikasi di dalam organisasi sangat penting. Di samping kekeluargaan dan kerukunan, diperlukan pula menjalin hubungan organisasi. Seperti yang diungkapkan oleh Artha Senja Ramadhani, selaku Ketua Umum HMP Kesehatan Masyarakat, bahwa untuk menjalin hubungan yang baik antar sesama anggota dan pengurus bisa melalui komunikasi daring.
“Sering-sering mengadakan Google Meet, tidak hanya rapat tetapi bisa sharing-sharing tentang apapun,” tambahnya, Senin (28/6/2021).
Salah satu mahasiswa yang mengikuti Sekolah Eksekutif, Dini Lianti, mahasiswi Program Studi (Prodi) Keperawatan memberikan tanggapanya mengenai acara tersebut. Ia mengatakan bahwa dengan diadakannya Sekolah Eksekutif memberikan nilai positif, menambah banyak ilmu dan informasi yang didapatkan.
“Menurut saya kegiatan ini positif, mungkin kedepanya bisa tetap diadakan kembali, dengan mengembangkan lagi ide-ide untuk acara maupun kreatifitas baru,” ujarnya, Selasa (29/6/2021).
Reporter : Puput Wulandari
Editor : Anisa Yuliana Pertiwi






