Nafisah Salma

Sumber: ums.ac.id

Pabelan-online.com, UMS – Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyediakan sejumlah layanan digital premium untuk menunjang kebutuhan akademik mahasiswa. Layanan tersebut mencakup akses database akademik hingga aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Namun, keberadaan fasilitas tersebut belum sepenuhnya diketahui mahasiswa.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Digital UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS, Hardika Dwi Hermawan, S.Pd., M.Sc (ITE), mengatakan perpustakaan telah mengembangkan berbagai layanan digital untuk mendukung pembelajaran dan penelitian mahasiswa. 

“Untuk akses informasi, mahasiswa dapat memanfaatkan katalog koleksi, e-book, e-journal, repository skripsi dan tesis, database akademik yang dilanggan, serta akses berbagai e-resources,” jelasnya melalui WhatsApp, Senin (5/10/2026).

Ia menambahkan, dalam layanan premium, UMS melanggan sejumlah database akademik internasional, di antaranya Scopus, ScienceDirect, Emerald, Cambridge, Springer Nature, dan Statista. Selain itu, mahasiswa juga dapat memanfaatkan Gemini Pro dan NotebookLM.

“Untuk AI, mahasiswa dapat memanfaatkan Gemini Pro dan NotebookLM melalui akun UMS, sementara Perpustakaan UMS juga melanggan SciSpace AI,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS, Ana Wahyuni, S.Sos., menjelaskan akses terhadap layanan tersebut disesuaikan dengan jenis platform yang digunakan. Sebagian layanan dapat diakses menggunakan akun UMS atau Single Sign-On (SSO), sedangkan database tertentu memerlukan jaringan kampus atau autentikasi institusi.

“Untuk sebagian layanan, mahasiswa cukup menggunakan akun UMS/SSO. Untuk database tertentu, akses dapat dilakukan melalui jaringan kampus atau mekanisme autentikasi institusi,” jelasnya melalui WhatsApp, Senin (5/10/2026).

Menurut Ana, beberapa layanan AI yang masih dalam tahap uji coba dapat digunakan mahasiswa melalui fasilitas yang tersedia di perpustakaan. Informasi mengenai berbagai fasilitas tersebut juga tersedia melalui website Perpustakaan UMS, media sosial, pelatihan, workshop, dan kegiatan literasi informasi.

“Bukan hanya pernah, namun rutin dan selalu, dan ini merupakan salah satu program rutin Perpustakaan UMS,” ujarnya.

Meski sosialisasi telah dilakukan, pihak perpustakaan mengakui masih terdapat kesenjangan antara fasilitas yang tersedia dengan pengetahuan mahasiswa. Hardika menyebut pemanfaatan jurnal, e-book, Turnitin, dan repository cukup tinggi, tetapi sebagian mahasiswa masih belum mengetahui fasilitas yang dapat mereka akses.

“Untuk layanan seperti jurnal, e-book, Turnitin, dan repository, pemanfaatannya cukup tinggi. Tetapi kami menyadari masih ada gap antara fasilitas yang tersedia dengan awareness mahasiswa,” jelasnya.

Hal tersebut juga dirasakan salah satu mahasiswa UMS, Rara – nama samaran. Ia mengaku belum mengetahui dan mendapatkan informasi mengenai adanya akses premium AI yang disediakan UMS maupun Perpustakaan dan selama ini hanya mengetahui fasilitas berupa akun email.

“Setahu saya cuma mereka nyiapin email gitu aja. Tapi kalau untuk akses premium AI dan sebagainya itu belum ada gitu,” ujarnya saat ditemui di area Kampus II UMS, Sabtu (3/10/2026). 

Reporter : Nafisah Salma

Editor : Aulia Freyaniti Rengganis

Penulis

Also Read

Tinggalkan komentar