Ein Worth (Cerpen Bagian 4)

LPM Pabelan

“Emelie sadar! Ia menikah hari ini!” Suara Vincent yang semakin meninggi, masih tak mempan untuk Emelie. Bagai sebuah dentaman yang keras, Emelie menangis tak karuan.

Ein Worth (Cerpen Bagian 3)

LPM Pabelan

Emelie segera menarik lengan Mathias yang masih ayem di tempatnya sedari tadi. Mathias hanya dapat tersenyum lega melihat kembalinya sinar dalam dirinya, dengan sudut bibirnya

Ein Worth (Cerpen Bagian 2)

LPM Pabelan

Gadis itu terhenyak sesaat. Sebelum akhirnya lengannya mulai berlari mendekap pemuda yang terbalut kekhawatiran di hadapannya itu. “Was ist es, Emelie?”―ada apa, Emelie? Emelie Eldreide,

Ein Worth (Cerpen Bagian 1)

LPM Pabelan

Grunewald—sebuah area hijau yang terletak di barat kota Berlin, selalu menjadi objek favorit dalam lensa kameranya. Mengintip kecantikan sungai Spree yang teduh di balik lensanya,

Ada yang Tertinggal (Cerpen Bagian 8)

LPM Pabelan

Dua tahun lalu, kecelakaan itu merenggut Eleza. Berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan, Kevin mengamuk dengan suara berdebam akibat perkakas yang di bantingnya disana-sini, barang barang jatuh menyentuh