
UMS, Pabelan-Online.com – Pemilihan tema “I am A Journalist” dapat menggambarkan materi yang disampaikan oleh Joko Intarto pada Rabu, (21/2/2018). Mengangkat judul “Menggairahkan Geliat Jurnalistik Media Mahasiswa”, Direktur Jawa Pos tersebut mengawalinya dengan memutar keadaan pengelolaan media pada era analog.
Selaku direktur koran terbesar se-Indonesia, Joko membandingkan pengalamannya dalam mengelola media saat ia menjadi mahasiswa dengan realita saat ini. Loyalitasnya dalam bidang jurnalistik membuatnya mampu merasakan hidup di dua zaman yang berbeda. Zaman analog menguasai geliat jurnalistik pada saat ia masih duduk di bangku perkuliahan. Berbeda dengan saat ini, di era yang serba digital perangkat untuk menunjang bidang jurnalistik terus mengalami pembaruan.
“Pada era analog, untuk menerbitkan surat kabar sangat sulit sekali karena komputer belum canggih seperti saat ini,” papar laki-laki berkemeja kotak-kotak tersebut kepada audiens yang hadir di Auditorium Mohamad Djazman.
Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (BEM UMS), ia menyayangkan media mahasiswa masih banyak yang belum dimanfaatkan dengan maksimal. Padahal peluang yang dimiliki mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat sangat besar. Tak lupa, Joko mengajak mahasiswa untuk meningkatkan gairah menulis dalam diri masing-masing.
Selaras dengan itu selaku Ketua Panitia, Eri Nugroho mengharapkan ada output setelah penyelenggaraan seminar ini. Ia mengatakan media massa seperti media cetak dan media online bisa dijadikan mahasiswa untuk menyalurkan aspirasi atau gagasan mereka.
Reporter: Rio Novianto
Editor: Afitasari Mulyafi






