
Pabelan-online.com, UMS – Setelah berhenti pasca pandemi Covid-19 pada Maret 2020 silam, per Rabu, 14 Mei 2025, kini layanan perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali dibuka sampai malam.
Akun Instagram resmi @perpusums mengunggah informasi mengenai jam buka pelayanan Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS pada Senin-Jumat mulai dari pukul 7 pagi sampai 8 malam. Sedangkan di hari Sabtu mulai pukul 8 pagi sampai 4 sore.
Kepala Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital UMS Maria Husnun Nisa menyatakan bahwa sebetulnya perpustakaan UMS yang buka sampai malam itu sudah sejak zaman dulu kala. Namun, itu berhenti pada saat pandemi pada awal maret atau pertengahan maret 2020 silam. Layanan itu juga dibuka secara bertahap.
“Dari jam delapan sampai jam dua, itu juga yang masuk bertahap sampai akhirnya kita berani buka sampai jam empat, dan kemarin sebelum jam delapan ini, kita juga pernah buka sampai jam enam,” ucap Maria saat ditemui di ruangannya pada Kamis, 15 Mei 2025.
Meningkatnya jumlah pengunjung menjadi alasan Maria membuka layanan hingga malam hari. Ia menyebut mahasiswa dan dosen semakin memanfaatkan fasilitas perpustakaan, terutama saat kegiatan seperti Organifest dan Festifest berlangsung. Sebelumnya, banyak mahasiswa terpaksa meninggalkan perpustakaan saat jam tutup pukul 17.30 meski masih ingin belajar.
“Jadi kita mencoba meningkatkan layanan kita kepada seluruh mahasiswa supaya mereka juga betah belajar di perpustakaan,” ujarnya.
Maria menyatakan bahwa alasan kebijakan ini baru diterapkan adalah melihat pertimbangan kesiapan dan evaluasi dari staf-stafnya. Menurutnya, memberikan layanan prima dapat meningkatkan citra UMS dan mahasiswa puas dengan itu.
Maria menyatakan bahwa meski belum ada dorongan masif, masukan dari mahasiswa dan dosen mendorong evaluasi jam operasional Perpustakaan UMS. Hasil evaluasi menunjukkan banyak mahasiswa belajar di luar kampus dan dosen membutuhkan layanan hingga malam hari, sehingga jam buka diperpanjang hingga pukul 18.00.
“Ketika kita tutup sampai jam enam itu masih banyak mahasiswa yang belajar diluar ,dari pihak kampus ada juga kejadian dari sore sore menjelang magrib itu dosen ada yang sampai malem, ternyata dosen ada yang membutuhkan itu” kata Maria.
Perihal pengguliran jadwal jaga di perpustakaan, Maria menjelaskan bahwa staf dan duta perpustakaan dari kalangan mahasiswa yang akan berjaga secara bergiliran agar layanan tetap optimal tanpa membebani satu orang terlalu lama. Pergantian tugas dilakukan per minggu, sehingga setiap petugas pagi tidak harus bertugas hingga malam.
“Yang tugas pagi pada hari itu dia tidak tugas malam. Tidak mungkin satu orang dari pagi sampai malem kan kasian juga. Jadi digilir lah gantian, kita juga ada duta perpustakaan dari mahasiswa. Mereka juga cukup seneng dan pada malem juga perkuliahan banyak yang kosong dan jarang juga malem,” ujarnya.
Juan Pramudiata Nugroho selaku mahasiswa Program Studi Teknik Informatika yang berada di perpustakaan setuju dengan penerapan kebijakan tersebut. “Kalau lebih lama lebih bagus. Kita lebih lama disini. Hari kamis sampai sore soalnya sekalian nunggu kelas,” ucap Juan saat ditemui di perpustakaan.
Reporter: Muhammad Nur Afif
Editor: Muhammad Farhan





