
Pabelan-online.com, UMS – Proyek pembangunan lift di Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) mengganggu kegiatan pembelajaran mahasiswa dan akses lalu lintas di depan Gedung J. Tidak ada kejelasan lebih lanjut untuk penanggulangannya.
Narendra Satya Adikurniawan, selaku mahasiswa Program Studi Teknik Informatika mengaku cukup terganggu dengan adanya proyek pembangunan lift di FKI. Suara bising itu ditimbulkan dari proses pemotongan besi.
Tak hanya kebisingan suara, akibat adanya pembatas yang menutup pembangunan proyek itu, ia juga mengeluhkan soal keterbatasan cahaya dan menghambat sirkulasi udara di sekitar depan ruangan JSem yang menjadikannya pengap.
“Biasanya kita kan dapat udara dari depan itu bebas, sekarang jadi lebih terbatas,” kata Narendra, Rabu (07/05/2025).
Di sisi lain, pembangunan lift juga mengganggu kegiatan lalu lintas di depan gedung FKI. Mobil dan pejalan kaki yang melewati gedung harus mengantre untuk menunggu giliran saat berpapasan. “Kalau berkaca dari sebelumnya kan kita tidak perlu antre, mereka sudah punya jalur masing-masing,” ujarnya.
Narendra menyarankan agar pembangunan lift ini hendaknya dilakukan saat libur semester agar tidak mengganggu aktivitas pembelajaran. Seperti memanfaatkan libur semester untuk memasang fondasi dasar atau memotong besi.
“Kan ga terlalu mengganggu adanya aktivitas pembelajaran gitu,” ucap Narendram memberi saran.
Demi memperoleh keterangan sejauh mana kemajuan pembangunan lift, kapan pembangunan dapat diselesaikan, serta bagaimana dengan akses setengah jalan yang tertutup, reporter pabelan-online.com telah menghubungi Eko Liana untuk mendapat informasi itu. Namun, ia mengarahkan untuk menghubungi Taufiq Hidayat karena ia merasa isu ini lebih pas jika dijawab Taufiq Hidayat selaku Kepala Biro Aset Universitas (BAU).
Reporter berusaha menghubungi Taufiq Hidayat melalui WhatsApp untuk dimintai keterangan, dan pesan reporter tidak kunjung dibalas selama tiga hari. Saat didatangi di ruang BAU pada Rabu, 14 Mei 2025, Taufiq Hidayat tidak ada di ruangannya. Reporter telah berupaya mendatanginya lagi pada Jumat, 16 Mei 2025 tetapi ia sedang di luar menghadiri acara.
Reporter: Irsyada Al Mumtaz
Editor: Nashiruddin Amin






