Sumber: ums.ac.id

Pabelan-online.com, UMS – Gedung baru yang diproyeksikan sebagai Lab School Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) resmi beroperasi mulai tahun ini. Gedung yang terletak di Kartasura, Sukoharjo tersebut dinamai SD Global Citizen UMS 

Mengutip dari news.ums.ac.id, keberadaan gedung yang diprakarsai oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tersebut merupakan gedung Sekolah Dasar (SD) yang akan digunakan sebagai gedung perkuliahan, kegiatan belajar mengajar siswa dan guru, hingga untuk penelitian dan pengabdian dosen. Sekolah ini menawarkan integrasi tiga kurikulum, yaitu Kurikulum Pendidikan Muhammadiyah (KPM), Kurikulum Nasional, serta Kurikulum Internasional melalui National Geographic Learning. 

Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Murfiah Dewi Wulandari mengatakan bahwa gedung tersebut sudah beroperasi mulai tahun ini. Saat ini, kata Murfiah, gedung tersebut sedang digunakan sebagai kelas perkuliahan mahasiswa dan sudah menerima siswa baru.

“Mahasiswa penjas (Pendidikan Jasmani -red) sudah kuliah di sana, kalau mahasiswa baru pgsd nanti kuliah disana, untuk siswa SD tahun ajaran 26/27 sudah beroperasi,” ujarnya ketika dihubungi secara daring, Jumat (29/06/26).

Selain itu, struktural pada sekolah tersebut pun seperti pada umumnya sekolah dasar, sumber daya manusia untuk guru dan sekolah direkrut dari eksternal UMS, sedangkan untuk Badan Pengurus Harian (BPH) dari internal UMS. Di sana, terdapat berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan akademik, mulai dari 18 ruang kelas, pantry, ruang makan, hingga laboratorium. Dengan adanya gedung tersebut, ucap Mirfiah, bisa digunakan sebagai generating income untuk UMS.

“Ke depannya sebagai Laboratorium pembelajaran utk magang, penelitian, pengabdian mahasiswa dan dosen FKIP, bisa sebagai income generating untuk UMS nantinya,” ujarnya.

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengelolaan Sarana dan Prasarana (Sarpras) Direktorat Aset, Sarana, dan Prasarana (DASP) Hasyim Asy’ari menjelaskan bahwa gedung tersebut sebelumnya diamanahkan kepada  Ir. Nur Hasan, M.T. dosen Program Studi Arsitek dan telah berprogres pembangunannya dan dibangun secara swakelola. Namun, pembangunan tersebut sempat terhenti dan baru menyelesaikan strukturnya sampai lantai 4. Lalu, ujar Hasyim, kabar tersebut sampai ke DASP sehingga pembangunan dilanjutkan kembali.

“Karena berhenti, mangkrak sampai beberapa bulan. Kemudian pembangunannya diserahkan, dikelola oleh UMS. Nah, ketika dikelola UMS, dari pimpinan memberi tugas kepada tim DASP,“ jelasnya saat ditemui di lapangan tenis timur Gedung Farmasi, Jumat (29/06/26).

Hasyim mengatakan, saat ini Gedung Labschool SD UMS Global Citizen tersebut dikelola oleh pihak FKIP, akan tetapi masih menjadi bagian dari aset universitas. Gedung ini diresmikan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti, pada masa Ramadan tahun 2024 lalu.

“Kemudian setelah diresmikan, saya kurang tahu pasti karena semua manajemennya sudah di FKIP. Kelihatannya jadi sempat mau (sekolah) internasional atau apalah gitu, perubahan-perubahan itu di FKIP. Jadi itu sekarang yang mengelola FKIP,“ ujar Hasyim.

Reporter: Hilmi Izza Fathurrahman

Editor: Fauziah Salma Anfihar

Penulis

  • Kuliah S-1 Ilmu Komunikasi, bergabung di LPM PABELAN sejak 2024. Gemar dengan isu politik, sosial humaniora, ekonomi, dan seni budaya. Sekarang menulis di platform medium.

Also Read

Tinggalkan komentar