LPM Pabelan

Foto: Istimewa

Pabelan-online.com, UMS – Kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tersandung karena tak ada calon kandidat penerus. Sidang Istimewa yang digelar 1 Desember 2025 lalu menghasilkan 9 tim formatur untuk mencari kandidat baru.

Sejak dimulainya sosialisasi pendaftaran Gubernur dan Wakil Gubernur BEM FIK pada 13 November hingga 20 November 2025 lalu, tak ada satu pun kandidat yang mendaftarkan diri sebagai calon pemimpin mahasiswa fakultas itu.

Akim, salah seorang yang mengetahui dinamika pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur FIK menjelaskan, hal itu membuat Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) FIK UMS harus menggelar Sidang Istimewa pada 1 Desember 2025 kemarin untuk membentuk Tim Formatur yang bertugas menunjuk gubernur dan wakil gubernur baru.

“Keputusan bahwa untuk pemilihan gubernur ini akan diserahkan kepada Ormawa Kama,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

Meski demikian, Akim mengaku tidak tahu soal kandidat calon gubernur dan wakil gubernur FIK. Hal itu, kata Akim, masih menjadi rahasia Tim Formatur yang terdiri dari sembilan orang.

“Jadi setiap perwakilan Ormawa-nya itu yang maju buat menjadi tim formatur,” kata Akim.

Ia menjelaskan, sidang istimewa itu sempat mengalami kendala sehingga di-pending selama tiga hari. Dalam kurun waktu tersebut, Tim Formatur yang dibentuk bertugas untuk mencari dan memantapkan kandidat pemimpin baru.

“Di jeda waktu tiga hari itu, tim formatur mencoba untuk meyakinkan dan memantapkan seorang calon Gubernur biar jadi maju,” tambah Akim.

Fulanah, bukan nama sebenarnya, yang juga mengikuti Sidang Istimewa tersebut menjelaskan bahwa dinamika pembahasan mengerucut pada penentuan calon gubernur dan wakil gubernur. Forum menyepakati tidak ada pemilihan terbuka, melainkan penunjukan langsung oleh tim tersebut.

“tidak ada pemilihan,” ujar Fulanah, Selasa (2/12/2025).

Anon, bukan nama sebenarnya, salah seorang yang mengetahui proses Sidang Istimewa tersebut menjelaskan, Sidang Istimewa dipimpin oleh Imam Mashudy Fazry selaku Gubernur BEM FIK 2025 dan Kalyana Falen Danaswara selaku Ketua Umum Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FIK 2025.

“Kemarin yang mimpin gubernur sama Ketua DPM,” jelas Anon, Selasa (2/12/2025).

Gubernur BEM FIK Imam Mashudy Fazry tidak bersedia memberikan keterangan. “Sidang tersebut sifatnya tertutup hanya untuk lingkup pengurus Ormawa Kama,” ujarnya saat dikonfirmasi lewat WhatsApp, Selasa (2/12/2025).

Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FIK Kalyana Falen Danaswara tidak merespons hingga berita ini diterbitkan.

Reporter: Aditya Purnama Putra

Editor: Muhammad Farhan

Also Read

Tinggalkan komentar