LPM Pabelan

Ilustrasi: Azzahratush Sholihah Bulan Intan

Pabelan-online.com,  UMS – Sebuah laptop milik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dicuri saat salat Asar berjamaah di Masjid Sudalmiyah Rais, Selasa (6/10/2026). Peristiwa tersebut kembali menyoroti keamanan barang bawaan jamaah, terlebih kasus kehilangan barang serupa pernah terjadi sebelumnya.

Perwakilan Pejuang Masjid, Muhammad Aryawan Izzuddin, menjelaskan pencurian terjadi ketika jamaah sedang melaksanakan salat Asar. Sebelum iqamah, korban meletakkan tas di dekat kotak amal di sisi selatan masjid. Pelaku kemudian diduga mengambil laptop dari dalam tas dan menyembunyikannya di balik pakaian.

“Di rakaat kedua pelaku datang sempat melihat tas lain juga lalu setelah tau tas itu ada laptopnya, dia berlagak seolah itu tas dan barangnya. Pas dirasa aman laptopnya langsung diambil dan dimasukan di balik celana terus ditutup bajunya,” ujarnya saat ditemui di masjid, Kamis (8/10/2026).

Izzuddin mengatakan pihak masjid telah mengimbau jamaah untuk menjaga barang bawaan sebelum melaksanakan salat. Ia juga menyebut kejadian kehilangan barang pernah terjadi pada 2024, ketika sejumlah sepatu dilaporkan hilang.

“Dulu sempat ada juga tapi ngambilnya sepatu, pelakunya ketangkap masih mahasiswa dan alasannya karena sepatunya sempat hilang, jadi dia dendam mau ambil sepatu orang lain dan di kosnya udah banyak sepatu,” jelasnya.

Izzuddin menilai kehilangan tersebut tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada korban. Meski demikian, ia menyayangkan korban belum menyiapkan akun yang dapat membantu proses pelacakan perangkat.

“Mau dibilang kelalaian gimana ya, harusnya selayaknya manusia kan ga mencuri ya, cuma yang disayangkan ya mitigasi dari awal dia beli laptop tapi belum membuat akun dan segala macam. Ya kalau dibilang kesalahan ya nggak juga sebenarnya,” ujarnya.

Mengenai ketersediaan fasilitas penyimpanan barang, Kepala Subdirektorat Pengelolaan Sarana dan Prasarana, Hasyim Asy’ari, menyatakan universitas tidak menyediakan loker di area masjid dan jamaah tetap dapat menjaga barang bawaannya tanpa fasilitas tersebut.

“Sebenarnya tanpa loker pun bisa, menurut saya itu berarti keteledoran dari yang bersangkutan, saya pribadi ketika sholat dimanapun tas saya taruh depan untuk bentuk jaga diri,” ujarnya saat ditemui di Gedung H Laboratorium Elektro, Rabu (7/10/2026).

Sementara itu, salah satu petugas keamanan di Fakultas Psikologi UMS mengaku belum menerima informasi mengenai pencurian tersebut.

“Belum tau kak, belum sampai ke kita,” ujarnya ketika ditemui pada Rabu (7/10/2026).

Reporter : Mg. Lizzy Fla Riere Saputra & Mg. Lady Alviona Utami Putri

Editor : Aulia Freyaniti Rengganis

Also Read

Tinggalkan komentar