Kedai Cerita

LPM Pabelan

Lalu berjalan-jalan diantara ketiadaan, menapaki yang gelap, dan terlupa. Hal yang biasa, terkadang terang untuk sesaat, namun menimbulkan hujan gerimis, tapi lebih sering deras. Lalu

Senyum Temaram

LPM Pabelan

Ilustrasi: Muhammad Jabal Noor/pabelan-online.com   Oleh: kulonuwun* “Assalamu’alaikum,” ucapku selaras dengan decitan pintu tua yang terbuka, kumasuki rumahku. Tubuhku sangat lelah kali ini, mungkin memanjakan

Misteri Toilet Sekolahku

LPM Pabelan

Aku kini telah menjadi kakak kelas. Setelah sebelumnya aku adalah siswa kelas 10, dimana lingkunganku tentu saja hanya di daerah kelas 10. Angkatanku tidak pernah

Rindu

LPM Pabelan

Tempat Kenangan   Tempat itu … Setiap senyuman, setiap detakan jantung Setiap apa yang terjadi, akan ku kenang Sehingga kenangan itu sekarang melahirkan rasa rindu

Selepas Kepergianmu

LPM Pabelan

Kepergian   Berdasar nestapa, memanjakan aksara disetiap rapal doa Atau menjadikan bayang sabur-terkubur, sedang pusara enggan berbelasungkawa atas segala yang nyata   Bahkan tak ada