Resah

LPM Pabelan

Sebaris Doa Suara menggema di suatu ruangan Begitu samar di telan kegelapan Rintihan yang seringkali  disertai suara tangisan Begitu tulus menyayat perasaan   Akankah hidupku

Sajak Penguat

LPM Pabelan

Patah kemudian Tumbuh   Angin berembus menenangkan Kepingan hati yang berserakan Dan senja menuangkan jingga Pada langit semesta yang Dia punya   Berulang kali gagal

Cinta dan yang Datang Pergi

LPM Pabelan

Sejak Huni Angkat Kaki Teruntuk dinding kamar yang lalu sunyi Setelah sembah yang meminta sekujurku terutuhi, lagi.   Kemana lukisanmu? Tidak satu saja ‘tuk temaniku.

Doa Pendosa

LPM Pabelan

Puisi ini terinspirasi dari Al Qur’an Surah Ar Rahman Badan titipan Yang Kau ciptakan dari setabur tanah kering seperti tembikar Telah dicela salah dan mungkar

Rindu

LPM Pabelan

Tempat Kenangan   Tempat itu … Setiap senyuman, setiap detakan jantung Setiap apa yang terjadi, akan ku kenang Sehingga kenangan itu sekarang melahirkan rasa rindu