LPM Pabelan

UMS, Pabelan-Online.com – Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) telah sah dilantik oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) pada Selasa (8/3/2016). Disahkan pula kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Ahmad Dahlan, Rizki Maulana Azhar sebagai ketua komisi.

Terpilihnya Rizki mencuatkan isu bahwa KPUM selalu diketuai kader IMM, pasalnya tahun lalu pun KPUM diketuai kader IMM Komisariat FKIP, Alif Syuhada. Saat diitemui, Rizki menuturkan dirinya akan tetap bekerja independen. “Masalah-masalah kecurangan itu kan kita tidak bisa memungkiri pasti kan setiap tahun ada. Tapi usaha dari kami, kita mengadakan pemilwa sejujur-jujurnya disitu,” ujarnya, pada Jumat (18/3/2016).

Terkait kendala kinerja KPUM, Rizki mengeluhkan sarana dan prasarana yang tersedia masih kurang,  seperti kantor sekretariatan. Selama ini KPUM belum seperti KPU Indonesia yang mempunyai kantor kesekretariatan sendiri. Sehingga KPUM harus menumpang di Kantor BEM U. “Karena untuk menjaga keindependenan kita perlu kesekretariatan sendiri,” tambahnya.

 

KPUM Berbeda dari Tahun Lalu

Pembentukan KPUM periode ini memang mengalami sedikit perbedaan. KPUM dibentuk melalui koordinasi dari Menteri Pengembangan Organisasi dan Perundang-undangan (POP) bukan lagi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Mulai dari oprec (open recruitment-red), verifikasi, feet and properties itu sudah dari POP,” ujar Menteri POP, Abdul Ghofur, Jumat (18/3/2016). Menurut Ghofur pihaknya juga melakukan up grading selama dua hari sebelum pelantikan anggota KPUM.

Namun Mendagri masih turut berkoordinasi karena KPUM dan pemilwa merupakan bagian dari urusan dalam negeri. Ghofur menjelaskan, “Mendagri masih tahap koordinasi, masalah hubungan dalam negeri kordinasi urusannya sama teman-teman Mendagri, tetapi urusan konstitusi dan penglihatan secara hukum dari POP”.

 

Penulis: Reporter Prince Victory Sucianto

Editor: Aisyah Arminia

Also Read

Tinggalkan komentar