
Reporter: Ritmika Serenady
Siti Lestari, Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang dikabarkan menghilang pada Maret 2015 ternyata dilarikan ke Suriah oleh Bahrun Na’im, terduga dalang Bom Sarinah di Jl. M.H. Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1).
Berdasarkan data yang diperoleh dari Harian Umum Solopos edisi Sabtu, 16 Januari 2016, kasus penculikan Siti oleh Na’im sebenarnya sudah mencuat sejak keluarganya melaporkan kasus tersebut ke pihak berwajib. Namun, akhir-akhir ini kasus tersebut menjadi ramai diperbincangan setelah muncul dugaan bahwa Na’im-lah dalang dari peristiwa Sarinah.
Kepala atau bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Sukoharjo, selaku pihak yang dilapori hilangnya Siti Lestari tidak berhasil ditemui untuk dimintai keterangan. Kemudian dilakukan kroscek ke bagian Tata Usaha (TU) Fakultas Farmasi. Berdasarkan informasi yang didapatkan, mahasiswa angkatan 2010 tersebut sudah tidak aktif lagi sebagai mahasiswa Farmasi di semester gasal tahun 2015 ini. “Dia (Siti-red) terakhir aktif ya semester lalu. Kabarnya sih dibawa ke Suriah. Tapi saya enggak tahu itu benar apa salah,” terang salah satu petugas TU Farmasi, Kamis (21/1).
Dari sumber lain, majalah Tempo edisi 18-24 Januari mengatakan bahwa mahasiswa asal Demak tersebut ternyata telah diperistri Na’im sejak sebelum keberangkatannya ke Suriah.
Editor: RK





