
Pabelan-online.com, UMS – Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ihwan Susila, telah merilis Surat Tugas pada Senin, 06 Juli 2026 yang berisikan penetapan Muhammad Naufal Aulia Darojat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UMS, Muhammad Faris Abid Muwaffaq sebagai Wakil Presiden BEM, dan Angsana Djihad D’Arya Kusuma sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UMS Periode 2026.
Ketua MPM Sela Fika Salsabilah mengatakan bahwa pemutusan tersebut disepakati dan diumumkan oleh Wakil Rektor III Ihwan Susila melalui Surat Tugas. Sebelumnya, pihaknya telah merundingkan nama-nama yang akan mengisi posisi Presiden dan Wakil Presiden tersebut, yang kemudian dimusyawarahkan kembali bersama Suyatmin. “Dan memang dari Pak Suyatmin sebagai Kasubdit Minat, Bakat, dan Organisasi Kemahasiswaan juga sudah setuju,” tambah Sela, Selasa (21/7/2026).

Mengingat berbagai dinamika di periode 2025, untuk ke depannya, Sela berharap agar BEM dan DPM dapat terus memperbaiki kesalahan yang ada. Ia juga berharap agar pandangan umum yang telah disampaikan oleh berbagai pihak dapat dijalankan. “Harus jadi lebih baik-lah. Ya, harus upgrade kan setiap periodenya,” ujarnya.
Memgenai MPM, untuk saat ini, lembaga itu divakumkan hingga terdapat anggota dari fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang dimandatkan. Sebenarnya, kata Sela, ia sudah meminta mandat sejak bulan Januari lalu, tetapi hingga kini belum ada nama yang masuk. “Jika periode ini tidak ada yang memandatkan, maka tugas dan wewenangnya akan dilimpahkan kepada DPM, dan nanti lanjut regenerasi bareng reorganisasi BEM dan DPM,” jelasnya.
Annisa Qonita Istiqomah selaku Gubernur BEM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) 2026 mengatakan bahwa dirinya telah mengajukan mandat Muhammad Faris Abid Muwaffaq, mahasiswa Pendidikan Matematika, untuk maju sebagai Wakil Presiden BEM-U 2026. “Saya memandatkan Faris mewakili mahasiswa FKIP,” ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (21/7/2026).
Menurut Annisa, sejauh ini usaha dan komunikasi Muhammad Naufal Aulia Dajorat juga cukup baik, terlebih dengan dirinya. Baginya, yang terpenting untuk menduduki amanah tersebut terletak pada komunikasi. “Suatu permasalahan jika tidak ada komunikasi yang baik, itu akan menjadi lebih sulit. Bahkan, suatu organisasi yang baik jika komunikasinya tidak baik, maka juga akan menjadi tidak baik (secara keseluruhan -red),” ucap Annisa.
Annisa berharap, kandidat terpilih dapat berkomitmen dan mengedepankan kepentingan bersama, bermanfaat untuk umat serta benar-benar bertanggung jawab atas apa yang dikomitmenkan dan yang sebelumnya ia sampaikan.
Hingga berita ini diterbitkan, Presiden BEM UMS 2026 Muhammad Naufal Aulia Darojat belum membalas pertanyaan yang diajukan oleh reporter pabelan-online.com dikarenakan sedang sakit.
Reporter: Fauziah Salma Anfihar
Editor: Muhammad Farhan






