
Pabelan-online.com, UMS – Pembangunan gedung baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang rencananya bisa digunakan sejak 31 Oktober 2025 mundur hingga 15 Desember 2025. Keterlambatan pembangunan Gedung FEB baru, disebabkan oleh adanya perubahan rencana pada pembongkaran gedung lama.
Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB, Elsa Dodo Septiandi, menyatakan belum ada komunikasi dari pihak dekanat terkait keterlambatan pembangunan gedung baru. Padahal, proyek tersebut sebelumnya dijanjikan bakal kelar pada 20 Oktober 2025 lalu.
“Insya Allah lusa saya ke ruang dekanat,” kata Elsa lewat pesan WhatsApp, Rabu (12/11/2025).
Sejauh ini, ujarnya, semua pihak juga mengeluhkan proyek pembangunan Gedung FEB baru yang tak kunjung bisa digunakan. Namun, Elsa menyebut lebih banyak yang berlapang dada. Sebab, pihaknya memerlukan kepastian karena hal itu juga menyangkut program dari BEM.
“Ini masih proses pengawalan terkait fiksasi gedung ini kapan,” ujarnya.
Kepala Sub Bidang Pengelolaan Sarana & Prasarana (Sarpras) UMS, Hasyim Asyari menyebut progres pembangunan Gedung FEB baru mestinya sudah kelar sejak 31 Oktober lalu. Menurutnya, keterlambatan ini disebabkan oleh mundurnya jadwal pembongkaran gedung lama dari Juni ke Agustus akibat adanya perubahan rencana.
“Kenyataannya, mulai dibongkar itu sekitar bulan Agustus, sehingga selesai pembongkaran itu September akhir. Karena September akhir, maka mereka bisa mengerjakan sisi utara itu awal Oktober,” jelas Hasyim saat diwawancarai di ruang direksi, Sabtu (15/11/2025).
Hasyim menyebut, ada wacana gedung yang hendak dibongkar itu batal karena masih bisa dimanfaatkan kembali. Alasannya, kalau seluruh gedung lama dimanfaatkan, maka fasad gedung baru nantinya akan berkurang.
“Sehingga diskusi dan rapat dan sebagainya, diputuskan dimanfaatkan hanya yang ada di sebelah timur,” ucapnya.

Sementara gedung yang masih berdiri, nantinya akan diperbaiki dan dipercantik fasadnya agar selaras dengan gedung baru. “Itu nanti akan dimanfaatkan oleh Fakultas Komunikasi dan Informatika, karena kebetulan dia yang kurang ruangan,” ujar Hasyim.
Ia mengaku pihak universitas telah mengirimkan surat peringatan untuk menyelesaikan pembangunan sesuai dengan perjanjian. Namun, kata Hasyim, pihak pelaksana menjawab jika masih ada kendala dalam masalah pembongkaran sehingga baru bisa dikerjakan bulan Oktober sampai nanti pertengahan Desember.
Selain itu, Hasyim juga memastikan bahwa pembangunan Gedung FEB dapat selesai pada 15 Desember mendatang. “Insya Allah. Kita tidak bisa memastikan ke depan. Kita bukan Allah,” kata Hasyim.
Meski demikian, Hasyim mengaku sudah menerima banyak keluhan dari mahasiswa ihwal keterlambatan pembangunan Gedung FEB. Apabila masih molor, Hasyim mengatakan bakal menindaklanjutinya dengan memberi surat peringatan lagi.
“Iya,” ucapnya saat dikonfirmasi bakal memberi denda kepada pihak rekanan.
Dekan FEB Muzakar Isa mengarahkan wawancara kepada Wakil Rektor (WR) II Bidang Keuangan, Investasi dan Aset UMS, Muhammad Da’i. Namun, Da’i tidak merespons saat dihubungi via Whatsapp sampai berita ini diterbitkan.
Reporter : Syahera Nursita Azzahra
Editor: Muhammad Farhan






