
UMS, Pabelan-Online.com – Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), TPS 3 dan 4 tampak sepi pada saat pemungutan suara berlangsung, Selasa (26/4/2016). Hal tersebut dikarenakan kurangnya minat mahasiswa FKIP untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa).
Selaku Ketua Panitia Pemungutan Suara (KPPS) TPS 4, Farkhan Bagaskara, mengungkapkan antusias mahasiswa FKIP untuk berpartisipasi dalam Pemilwa dirasa sangat kurang. Surat suara total yang masuk pada TPS 3 berjumlah 134, sedangkan pada TPS 4 berjumlah 215. “Surat suara yang disiapkan TPS 4 terdiri dari 250 untuk partai, dan 250 untuk calon presiden dan wakilnya,” ungkap Farkhan, Selasa (26/4/2016).
Sementara itu, ada berbagai alasan yang menjadi penyebab turunnya antusiasme mahasiswa dalam mengikuti Pemilwa. Diantaranya, kurangnya sosialisasi mengenai syarat mahasiswa yang memiliki hak suara dalam Pemilwa. Publikasi mengenai Pemilwa juga dianggap kurang maksimal. “Masih kurang tau prosedurnya. Kalau Pemilwa itu apakah pemilihnya mahasiswa umum atau hanya aktifis-aktifis dari organisasi-organisasi saja,” ujar Endang mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Selasa (26/4/2016).
Selanjutnya, Bowo, mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, mengungkapkan bahwa antusias mahasiswa sangat rendah. Menurutnya, kurangnya kepedulian mengenai demokrasi, serta kurangnya kesadaran mahasiswa itu sendiri juga merupakan penyebab hal tersebut bisa terjadi. “Padahal demokrasi di kampus itu sangat penting untuk kelanjutan kampus selanjutnya,” tuturnya, Selasa (26/4/2016).
Pelaksanaan Pemilwa
Pemilihan di kedua TPS tersebut dilaksanakan pukul 08.00 – 16.00 WIB tanpa adanya jeda. Mahasiswa pemilih dapat menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) atau Kartu Anggota Perpustakaan, maupun slip pembayaran terbaru untuk mempermudah panitia dalam pencarian data. Ketentuan lain yakni Program Studi (Prodi) FKIP sudah ditentukan di masing-masing TPS. “TPS 4 dari program studi Pendidikan Matematika, Geografi, PG PAUD, PGSD, dan Bahasa Inggris. Sedangkan TPS 3 dari Pendidikan Bahasa Indonesia, Teknologi Informatika, Biologi, serta Pancasila dan Kewarganegaraan,” ujar Farkhan.
Menurut KPPS, pelaksanan Pemilwa sudah lancar. Saat melaksanakan ibadah shalat, panitia dapat melakukan pergantian. Namun hal ini tidak terlepas dari berbagai kendala, salah satunya kekurangan panitia di TPS 4. “Sempat yang menjaga hanya 2 orang saja. Hal ini sudah ditentukan masing-masing TPS ada 4 panitia,” tambahnya.
Penulis: Reporter Dina&Pipit
Editor: Ratih Kartika






