LPM Pabelan

Media merupakan sarana atau alat yang digunakan untuk menyebarkan informasi, berita, hiburan, data, atau pesan dari pengirim kepada penerima dengan tujuan meningkatkan kepahaman penerima. Dalam mengkonsumsi media sekaligus isi kontennya berkaitan dengan cara khalayak memilih untuk jenis media yang dianggap paling memuaskan. Di era milenial saat ini media massa dan media sosial menjadi salah satu jenis media yang paling banyak diminati.

Media sosial menjadi media yang sangat mudah digunakan untuk mendapatkan berbagai informasi terbaru dan terpopuler. Sehingga suatu hal yang dianggap tidak penting terkadang menjadi pusat perhatian  banyak orang. Akan tetapi, penyebaran informasi melalui media sosial tidak memiliki izin atau legalitas sehingga ketidakbenaran informasi yang disampaikan sangat tinggi. Berbeda dengan media massa yang sudah pasti jelas sumbernya.

Dalam penyebaran informasi sekarang ini media massa dan media sosial telah memiliki kemampuan yang sama. Hal tersebut menjadikan media massa dan media sosial menjadi sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Bahkan kedua jenis media tersebut tersebut mampu menciptakan opini-opini publik yang sangat kuat di dalam masyarakat, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa bisa dikategorikan sebagai salah satu kelompok elit masyarakat karena tingkat intelektualnya. Mahasiswa sebagai generasi muda sebuah bangsa setiap harinya memperoleh atau mengkonsumsikan informasi. Pastinya akan selalu memilih platform media yang paling diminati dalam mengkonsumsi informasi sehari-harinya. Maka pada penelitian kali ini mencoba untuk menggali terkait platform media apa yang cenderung diminati mahasiswa.

Metode Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui platform media seperti apa yang diminati mahasiswa. Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei yang dilakukan secara online. Responden penelitian berasal dari Universitas Muhammadyah Surakarta dengan jumlah responden sebanyak 250 mahasiswa. Pemilihan sampel menggunakan metode random sampling, sampel dipilih secara acak tanpa membedakan fakultas, jenjang studi, dan tahun masuk, serta jenis kelamin. Tidak ada perlakuan khusus terhadap responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara membagikan kuesioner dalam bentuk google form yang disebarkan melalui WhatsApp Grub.

Hasil Penelitian dan Pembahasan

Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 250 responden. Yang terdiri dari 195 responden perempuan dengan presentase 78% dan 55 responden laki-laki dengan presentase 22%.

Berdasarkan data responden yang terkumpul menunjukkan bahwa hampir seluruhnya yaitu 99% responden memilih media sosial sebagai platform media yang diminati dalam mengkonsumsi informasi. Sedangkan 1% atau sisanya memilih media massa dalam mengkonsumsi informasi.

Selanjutnya dari 99% sebanyak 96% menjawab bahwa mereka pengguna aktif internet dan media sosial. Sedangkan 4% lainnya mengatakan bahwa bukan pengguna aktif internet dan media sosial.

Kemudian jawaban responden mengenai platform media yang sering digunakan dalam mengkonsumsi informasi, yaitu Instagram (34%), WhatsApp (32%), Twitter (13%), Tik Tok (13%), YouTube (6%), Facebook (2%), dan Telegram (0%).

Selanjutnya hasil tanggapan mengenai apakah responden mengalokasikan watunya untuk mengakses media sosial. Sejumlah 78% responden menjawab ya dan 22% responden menjawab tidak.

Setelah itu dari 1% responden yang memilih media massa sebagai platform yang diminati, sebanyak 67% responden memilih televisi sebagai platform media massa yang sering digunakan, 33% responden menjawab koran, dan sisanya tidak ada yang memilih majalah, tabloid, buletin, dan radio.

Berdasarkan jawaban responden terkait apakah mereka berlangganan dalam produk media massa digital berbayar. Secara mutlak 100% responden mengatakan bahwa mereka berlangganan produk media massa digital berbayar.

Berikutnya terkait waktu akses media dalam mencari berita. Sebagian besar responden sebanyak 49% menjawab sepanjang hari, 28% responden memilih malam hari, sedangkan responden yang lain memilih siang hari (9%), pagi hari (8%), dan sore hari (6%).

Dapat dilihat dari data tersebut, menunjukkan bahwa 47% responden memilih video sebagai penyajian beruta yang diminati, sebanyak 35% menjawab gambar, dan sisanya 17% memilih tulisan sebagai penyajian berita yang diminati.

Berikut merupakan jawaban responden terkait ketertarikan terhadap sebuah berita. Sebanyak 152 responden dengan presentase 61% menjawab tertarik, sedangkan 25% menjawab biasa saja, 14% menjawab sangat tertarik, dan tidak ada yang memilih tidak tertarik.

Selanjutnya responden diminta untuk memilih berita manakah yang dianggap paling penting. Survei menunjukkan 30% mengatakan berita pendidikan, 21% menjawab berita sosial dan budaya, 19% memilih berita hiburan, 11% mengatakan berita kriminal, 9% memilih berita politik, 6% menjawab berita ekonomi, dan 4% memilih berita olahraga sebagai berita yang paling penting.

Kemudian jawaban responden mengenai jenis isu manakah yang paling diminati. Sebanyak 79 responden dengan presentase 32% mengatakan isu tentang kekerasan/ pelecehan seksual di kampus, 26% menjawab isu tentang student goverment, 22% memilih fasilitas kampus, 9% menjawab dana SPP di kampus, 8% memilih birokrasi kampus, dan 3% lainnya memilih pembangunan kampus.

 

Manajer Penelitian

Departemen Penelitian dan Pengembangan (Litbang) LPM Pabelan 2021

Also Read

Tinggalkan komentar