UMS, Pabelan-Online.com – Pembangunan Mini Hospital yang telah berlangsung sejak akhir Maret lalu akhirnya rampung, pada Rabu (6/4/2016). Pembangunan Mini Hospital milik Program Studi (Prodi) Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyyah Surakarta (FIK UMS) tersebut digagas sejak awal dengan mengusung konsep IPE (Inter Professional Education).
Saat ditemui di ruangannya, Faizah Betty Faridho selaku Kepala Laboratorium Dasar mengungkapkan bahwa program studi keperawatan memang sudah seharusnya menerapkan Mini Hospital untuk menciptakan pembelajaran yang terintegrasi. “Dan dengan Mini Hospital ini nanti, mahasiswa akan mampu mengintegrasikan sub-sub yang ada di keperawatan, seperti bedah, dalam, dan lain-lain,” tuturnya, Rabu (6/4/2016).
Pembangunan Mini Hospital yang terdiri atas lima belas subruang keperawatan tersebut berjalan dengan lancar tanpa hambatan, karena semua pihak mendukung. Mini Hospital tersebut telah dibangun dengan aturan-aturan untuk perbaharuan dari sisi pengetahuan, sikap, dan perilaku untuk mempersiapkan mahasiswa yang siap kerja ke rumah sakit. Dengan telah usainya pembangunan Mini Hospital tersebut, Betty berharap mahasiswa dapat memanfaatkannya secara maksimal, sesuai dengan ilmu yang telah didapat.
Seorang mahasiswi keperawatan semester empat Sayekti Desi Nirmahdiyaningrum mengaku mengapresiasi proses pembangunan Mini Hospital yang dirasa cepat tersebut. “Bagus ya. Sekarang ada peraturannya juga, mahasiswa jadi lebih disiplin pakai jas praktikum. Ada zona tenangnya juga,” paparnya, Kamis (7/4/2016). Sayekti berharap, usainya pembangunan Mini Hospital tersebut dapat menjadikan pembelajaran di laboratorium lebih efektif dibanding sebelumnya.
Penulis: Reporter Aulia Rosinta
Editor: Ratih Kartika






