
UMS, Pabelan-Online.com – Biro Advokasi dan Kesejahteraan Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi (FF) mengadakan Ngobrol Seputar Isu (Ngopi) yang mengangkat isu seputar Elektonik Farmasi (E-Farmasi) di Indonesia. Menghadirkan Raissa Kurnia Putri sebagai pemateri kegiatan ini diadakan diruang kuliah K.2.D, FF, Kamis, (14/03/2018).
Raissa Kurnia Putri, perempuan yang aktif di Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia (ISMAFARSI) sebagai Staf Ahli Kajian Stategis dan Advokasi (SA Kastrad) wilayah Joglosepur mengatakan, poin penting yang perlu digarisbawahi adalah peran apoteker tidak bisa digantikan dengan perkembangan teknologi seperti ini. “Memang E-Farmasi bisa memberikan kemudahan, namun ada kemungkinan keberadaan para apoteker justru akan dilupakan,” paparnya, Kamis (14/3/2018).
Selaku pemateri, Raissa berbicara mengenai keunggulan yang akan diperoleh, ia tidak menampik kemungkinan akan adanya manfaat yang didapat dengan terobosan baru ini. Ia menganggap dari segi penggunanya akan menjadi lebih mudah dan praktis. Selain itu, melihat dari sisi apoteker, hal ini akan memberikan dampak pada berkurangnya kesalahan pembacaan resep obat.
Selaku Ketua Panitia, Nadia mengungkapkan bahwa acara ini sangat mendukung untuk memudahkan calon apoteker dalam melayani masyarakat kedepannya. Menurutnya, pada era sekarang kemajuan teknologi dapat digabungkan dengan dunia kefarmasian yaitu E-Farmasi. “Kita sudah memasuki era dimana teknologi lebih mendominasi, kita tidak bisa membendung dengan pesatnya perkembangan teknologi,” ungkapnya, Kamis (14/3/2018).
Mengikuti perkembangan teknologi dan informasi dalam memberikan jaminan perlindungan kepada masyarakat, E-Farmasi memanfaatkan sistem elektronik sebagai media pelaksanaanya. Hal ini tentu saja memerlukan kebijakan dari menteri kesehatan dalam menata penyelenggaraan pelayanan peraturan E-Farmasi. Tujuan utama pembahasan isu E-Farmasi adalah sebagai upaya untuk mengoptimalkan pelayanan agar dapat meningkatkan kualitas serta memperluas jangkauan ke berbagai penjuru.
Reporter : Mg_Fajar dan Mg_Ismail
Editor : Sukma Aji






