
UMS, Pabelan-Online.com – Program Studi (Prodi) Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan prestasi dalam ajang Olimpiade Fisioterapi Nasional FISIOKER 2018 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Tak tanggung-tanggung, tiga medali berhasil dibawa pulang dalam ajang yang mengangkat tema “Pesona Fisioterapi” tersebut.
Fisioterapi UMS mengirimkan tiga tim untuk mengikuti ajang tersebtut. Tim tersebut terbagi menjadi tiga cabang lomba. Hasil perolehan dari tim tersebut adalah dua medali perak dari cabang Pediatri dan Neuromuskuler dan satu medali perunggu dari cabang Sport.
Sistem penilaian dalam ajang ini terdiri dari 3 babak. Pada babak pertama, peserta harus menentukan jawaban benar atau salah pada soal-soal yang diberikan. Selanjutnya di babak kedua, ada studi kasus dimana para peserta harus memecahkan masalah dengan memberikan penanganan secara keilmuan Fisioterapi, dan pada babak ketiga peserta harus melewati uji ketangkasan serta kecepatan dalam menjawab soal.
Selaku Ketua Tim Nueromuskuler, Yusuf Kurniawan Cesar mengaku, persiapan untuk mengikuti olimpiade ini hanya 3 minggu. Namun ia tetap yakin bahwa timnya telah mempersiapkan segalanya dengan matang, mulai dari mengumpulkan referensi, buku-buku acuan, berdiskusi, mendatangi dosen, para pakar, dan alumni. “Selain saya, anggota lain yang turut berpartisipasi adalah Noval Dita Ardina dan Ilham Setya Budi,” jelasnya, Kamis (15/3/2018).
Cesar tidak menyangka akan keluar sebagai juara. Karena pada babak studi kasus, timnya mengalami kesulitan dan bahkan sempat pasrah. Hal ini membuatnya khawatir akan tereliminasi karena harus memberi penanganan dari soal yang paling sulit. “Alhamdulillah, meski juri mengakui soal kami sulit namun penanganan kami sesuai protokol dan jalan sesuai instruksi,” paparnya.
Selaku Koordinator Tim, Taufik Eko Susilo mengaku sulit mendeskripsikan rasa bahagianya, karena melihat mahasiswa memegang piala itu sangat monumental. Ia juga mengaku bahwa memang juara itu sudah menjadi harapan dan target setiap tahun.”Kami mendapat support dari jurusan secara penuh, dosen-dosen juga terlibat dan kami berharap bisa memberikan sesuatu kepada jurusan,” terangnya, Kamis (15/3/2018).
Reporter : Rio Novianto
Editor : Afitasari M






