LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com – Fakultas Psikologi (FP) menerima kurang lebih sebanyak 328 mahasiswa baru, meskipun kuota yang sebenarnya sekitar 240 mahasiswa. Kebijakan tersebut diambil berdasarkan keputusan dari Wakil Rektor I, guna membantu universitas dalam mencapai target. Pasalnya, beberapa Program Studi (Prodi) tidak berhasil memenuhi kuota yang diinginkan. Lantas, hal tersebut menuai berbagai persoalan di FP, seperti berubahnya tata ruang perkuliahan, Selasa (4/9/2018).

Susatyo Yuwono, selaku Dekan FP mengaku bahwa sedang berusaha memaksimalkan penggunaan ruang perkuliahan, agar dapat memfasilitasi mahasiswa yang semakin banyak, dan mencegah terjadinya perkuliahan hingga sore hari. “Kami akan menggunakan ruangan kelas di pascasarjana untuk perkuliahan,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Selasa, (4/9/2018).

Empat ruang di lantai II telah dimodifikasi dengan mengganti kursi besi kecil, yang sebelumnya menggunakan sofa dan kursi besar. Hal tersebut dapat menampung lebih banyak jumlah mahasiswa dalam satu ruangan, di banding dengan sebelumnya. “Kalo kita bisa nambah jumlah kursi setiap kelas, otomatis bisa menampung lebih banyak, dan kursi seperti itu lebih nyaman untuk diskusi,” tambahnya.

Namun, hal tersebut telah menuai kritik dari sebagian mahasiswa yang mengeluhkan jika kursi seperti itu tidak layak untuk pelaksanaan praktikum. Salah satu mahasiswa yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, jika fakultas ingin menambah jumlah mahasiswa harus mempersiapkan dengan baik.

“Dengan adanya pergantian kursi sofa menjadi kursi besi, membuat perkuliahan terutama saat praktikum menjadi tidak optimal, karena alat-alat tes yang banyak dan ukurannya besar membutuhkan meja dan kursi yang memadai,”. Ia berharap semoga dengan meningkatknya jumlah mahasiswa, kualitas tetap baik, bahkan semakin baik ke depannya, harapnya, Selasa (4/9).

Susatyo mengimbau agar mahasiswa tetap tenang, bahwa pelaksanaan praktikum akan tetap dilaksanaakan di ruangan yang sesuai standar. Susetyo pun berharap agar mahasiswa dapat menggunakan sarana yang diberikan dengan maksimal, demi lancarnya perkuliahan. “Kan nanti kita bisa menggunakan dua ruang di lantai II, ruangan di lantai III, dan IV pascasarjana,” ujarnya, Selasa (4/9/2018).

Reporter           : Nina A

Editor               : Rizal Pahleviannur

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar