
Perempuan itu Aku
Aku berdiri, seorang diri
Di kegelapan malam, hanya dengan sebuah lampu jalanan
Seorang perempuan berjalan mendekatiku,
Ia berbicara kepadaku
“Sepertinya aku telah kehilangan sesuatu”
“Apa itu?”
“Diriku”
Perempuan itu kini menjauh, meninggalkanku
Air mata kurasakan mulai membasahi pipiku
Perempuan itu, aku
Ke manakah hilangnya diriku?
Katamu
Kuperhatikan kau sedang mengamati wajah bulatku
Matamu indah sekali, katamu
Sejak saat itu,
Aku terus memandangi bayangan diriku
Melalui cermin kecil di kamarku
Kuperhatikan kedua mata,
Yang katanya terlihat elok di wajahku
Memang indah…
Siapa Aku
Katamu akan sangat menyenangkan
Jikalau memiliki seorang saja yang dapat kau andalkan
Menjadi tumpuan ketika kepalamu butuh tempat bersandar
Mungkin kau tidak menyadarinya,
Di waktu-waktu sepimu itu, aku selalu ada untukmu
Tapi masih saja kau menanti yang baru
Penulis: Viona Riana Sari
Mahasiswa Aktif Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta
Editor: Nimas Ayu Sholehah






