LPM Pabelan

Agitator - Salah satu mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) mengagitasi massa dengan membahas dwifungsi TNI, di depan aparat kepolisian dan mahasiswa. (19/3)
Pindah – Mahasiswa UNS bergerak bersama menolak RUU TNI dari depan Gedung DPRD Kota Surakarta menuju jalan raya untuk menggelar mimbar bebas. (19/3)
Bernyanyi – Salah satu anggota BEM SR bernyanyi bersama massa yang memenuhi jalanan depan Gedung DPRD Surakarta. (19/3)

Poster – Mahasiswa menyampaikan aspirasi melalui poster-poster kritikan terhadap pemerintah, mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya dwifungsi TNI. (19/3)

Berseru – Salah satu anggota Aliansi Indonesia Melawan Mas Dul tengah menyerukan akan bahaya dwifungsi TNI, di depan mobil komando (mokom). (19/3)

Orasi – Aktivis 1998, Wuri Baret tengah menyampaikan orasinya di tengah kerumunan massa, di jalan depan Gedung DPRD Surakarta. (19/3)

Melingkar – Peserta aksi mahasiswa duduk melingkar di jalanan melakukan unjuk rasa, poster dan tulisan dijadikan media untuk menyampaikan penolakan terhadap dwifungsi TNI. (19/3)

Sorotan – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNS Faiz Zuhdi, berbicara di hadapan awak media, menyampaikan sikapnya terhadap RUU TNI di depan Gedung DPRD Surakarta. (19/3)

Foto: Syahda Ekayaniputri Anwarawati

Also Read

Tinggalkan komentar