
Pabelan-online.com, UMS – Salah satu pekerja konstruksi Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) tersetrum saat sedang memasang besi hollow di sisi selatan lantai 2 gedung pada Rabu, 22 Oktober 2025. Korban yang terjatuh langsung diberi pertolongan oleh pekerja konstruksi lainnya yang berada di lokasi.
Teguh yang mengaku sebagai pihak proyek membenarkan ihwal adanya pekerja konstruksi yang tersengat listrik. Berdasarkan kesaksiannya, saat tersetrum, korban sedang memasang besi hollow yang kemudian jatuh dari sisi selatan lantai 2 Gedung FEB baru, dalam kondisi masih sadarkan diri.
“Tapi sudah aman. Semuanya sudah ditangani,” ujar Teguh saat ditemui di lokasi konstruksi, Rabu, (22/10/2025).
Ia juga menyebut, korban sudah memenuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Untuk kondisinya, kata Teguh, tidak terlalu parah. “Kayak luka bakar, tapi yang kulit luar,” ungkapnya.
Dekan FEB, Muzakar Isa mengatakan, ihwal pembangunan gedung ada di bawah koordinasi Wakil Rektor II dan Direktorat Aset, Sarana & Prasarana (DASP) kampus.
“Pembangunan gedung ada di bawah koordinasi Pak WR 2 dan DASP UMS,” ujar Isa melalui pesan WhatsApp, Rabu, (22/10/2025).
Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Pengelolaan Kampus dan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3L) Aset, Sarana, dan Prasarana, Eko Liana, mengaku sudah menerima laporan dari rekanan di lokasi konstruksi Gedung FEB baru. Namun, ia tidak mengetahui detail kejadian karena tidak di lokasi saat insiden terjadi, dan menyebut korban sudah ditindaklanjuti.
“Insyaallah sudah ditindaklanjuti dari rekanan, nuwun (terima kasih –red),” kata Eko via WhatsApp, Rabu, (22/10/2025).
Menurut Eko, urusan pengobatan dan perawatan akan ditanggung oleh pihak rekanan, karena sudah memiliki kontrak dengan mereka. Namun, ia belum bisa memastikan hal itu karena belum mendapat penjelasan dari pimpinan.
“Saya belum ada penjelasan dari pimpinan terkait hal tanggungan tersebut, nuwun,” ujarnya.
Wakil Rektor II UMS Muhammad Da’i mengaku belum mendapat laporan ihwal insiden itu. “Ditanyakannya ke pelaksana proyek,” ujarnya saat dimintai keterangan via WhatsApp, Rabu, (22/10/2025).
Reporter: Muhammad Farhan & Aisyah Nur Afifah
Editor: Alfin Nur Ridwan






