
Pabelan-online.com, UMS – Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merilis keterangan tindak lanjut Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) pada Sabtu (11/4/2026) setelah progresnya tidak dimutakhirkan sejak pertengahan Februari lalu.
Lewat unggahan Instagram, KPUM mengumumkan undangan rapat terbatas kepada Badan Eksekutif Mahawasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat universitas, serta BEM dan DPM fakultas. Agendanya, rapat terbatas itu akan membahas mekanisme kongres untuk penetapan presiden, wakil presiden, dan ketua umum DPM U.
“Langkah ini diambil demi menjaga legalitas dan kelancaran demokrasi di lingkungan KAMA UMS,” tulis KPUM dalam pers rilis di unggahan Instagram resmi @kpumahasiswaums pada Sabtu (11/4/2026). Namun, dalam pers rilis itu tak ada keterangan pasti yang menunjukkan waktu dan tempat diselenggarakannya rapat terbatas tersebut.
Sebelumnya, informasi mengenai progres Pemilwa terhenti setelah pendaftaran capres dan cawapres BEM UMS kembali dibuka pada 11–12 Februari 2026 lalu. Selain itu, KPUM mendapat teguran berupa Surat Peringatan 1 (SP-1) dari Panitia Pengawas Pemilwa (Panwaslu) karena tidak menyelenggarakan Pemilwa sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan. Bersamaan dengan itu, Figur Ahmad Brilian juga mengundurkan diri sebagai cawapres.
Karena teguran dari Panwaslu tersebut, KPUM juga memperbarui sejumlah poin PKPUM, antara lain:
- PKPUM UMS 2026 Bab III Pasal 4 Ayat 4 tentang persyaratan pendaftaran capres dan cawapres
- PKPUM UMS 2026 Bab V Pasal 7 tentang tahapan Pemilwa
- PKPUM UMS 2026 Bab IX tentang uji publik
- PKPUM UMS 2026 Bab XIII Pasal 25 Ayat 9 tentang pemungutan suara dan saksi
Ketua KPUM, Arya Firmansyah, juga sempat mengatakan Pemilwa akan segera digelar tak sampai sepekan setelah pendaftaran capres-cawapres BEM UMS kembali dibuka. “Tanggal 17 atau 18 Pemilwa-nya,” kata Arya, Senin (9/2/2026).
Namun, setelah pendaftaran kembali dibuka dan diperpanjang, tetap tak ada yang mendaftar untuk menggantikan Figur. “Berdasarkan keputusan yang diambil bersama Panwaslu, kami sepakat untuk memperpanjang kembali pendaftaran capres dan cawapres dikarenakan hal yang sudah dipertimbangkan,” tulis KPUM dalam pers rilis yang diunggah pada (13/2/2026).
Sampai pada akhir Februari lalu, Ketua DPM UMS, Eky Muammar, mengatakan ada rencana kongres. “Insyaallah akan ada kongres. Nunggu informasi dari KPUM,” ujar Eky pada Kamis (26/2/2026).
Calon Presiden BEM UMS 2026, Naufal Aulia Darojat mengatakan, ia bersyukur melihat adanya harapan dengan melihat ikhtiar yang dilakukan oleh KPUM. “Alhamdulillah masih ada angin segar,” ujar Naufal via WhatsApp, Sabtu (11/4/2026).
Sampai berita ini terbit, Presiden BEM UMS Muhammad Naufal Fajar dan Wakil Presiden BEM UMS Teguh Jairyanur Akbar kompak tidak merespons pesan yang dikirim reporter pabelan-online.com saat dimintai keterangan lanjutan pada Senin (11/4/2026).
Reporter: Fauziah Salma Anfihar
Editor: Muhammad Farhan







