LPM Pabelan

Reporter : Fauzia Damas

UMS-Banyaknya mahasiswa Fakultas Keguruan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Bahasa Inggris semeser tiga yang mengambil mata kuliah semester  lima  menyebabkan kuota mahasiswa tidak mencukupi untuk jumlah kelas. Akibatnya mahasiswa semester lima yang belum mengisi KRS resah karena tak kebagian kelas dalam mata kuliah wajib.

Salah seorang mahasiswa semester  lima , Winda Puspita mengaku tak mendapat kelas dari salah satu matakuliah wajib yang harus diambil dalam semester lima ”translation” karena kelas penuh. Winda juga telah bertanya kepada pihak Kepala Jurusan (Kajur)  mengenai permasalahan ini. “Katanya  kelas full ya sudah full,” jelas Winda.

Karena alasan sedikit jengkel dengan pihak kajur , akhirnya winda mengambil semester atas. Berbeda dengan winda, Ivan mahasiswa semester 5 mengaku masih sempat melakukan Kartu Rencana Studi (KRS) dengan sistem manual dibantu oleh pihak kajur.

Kepala jurusan FKIP Bahasa Inggris, Mauly Halwat membenarkan adanya tindakan penolakan beberapa mahasiswa yang meminta mengisi KRS secara manual. ”Itu biasanya karena yang bersangkutan tidak menunjukkan bukti KHS sebelumnya, ” terangnya Jumat (11/9/2015).

Lanjutnya, alasana kenapa hal ini tidak dilakukan adalah kekhawatiran mahasiswa memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan Sistem Kredit Semester (SKS) lebih. “Kalau adanya kekisruhan kekurangan kelas itu disebabkan mahasiswa sendiri yang mengandalkan masa validasi dan banyaknya mahasiswa yang serampangan memilih mata kuliah,” ungkap Mauly.

Editor : [PWDR]

Foto : Pradhita

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar