
UMS, Pabelan-online.com – Kajian rutin yang diselenggarakan oleh Divisi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK), Kafilah Penuntun Mohammad Djazman dari Hizbul Wathan (HW) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kali ini diadakan di Griya Mahasiswa kampus 1 UMS , mengangkat tema “Urgensi Niat dalam Bergiat”, dengan mengundang seorang pemuka agama, Syahid, sebagai pemateri, Jumat (23/3/2018).
Selaku pemateri, Syahid menjelaskan, dalam melakukan segala sesuatu harus didasari dengan niat. Semakin kuat niat kita, maka akan semakin taat kita kepada Allah, dan ini akan menjadi modal penting bagi kita terutama dalam bergiat dan berkegiatan. “Dalam bergiat apapun terutama di Muhammadiyah keikhlasan merupakan faktor penting untuk menjaga keistiqomahan. Selama kita ikhlas, in syaa Allah dalam bergiat akan istiqomah,” imbuhnya, Jumat (23/3/2018).
Niat juga harus terus diperbaharui, karena dalam bergiat sering kali ada “virus-virus” yang menyerang. Seperti rasa malas dan riya’. Dengan selalu memperbarui niat, maka kegiatan yang kita jalani akan memiliki nilai lebih disisi Allah dan In Syaa Allah berpahala. Perkara niat ini bukanlah hal sepele dalam kehidupan, karena semua hal yang kita lakukan akan bernilai dihapadan Allah jika didasari dengan niat yang ikhlas.
Umar, selaku ketua Divisi Al–Islam dan Kemuhammadiyahan ( AIK) Kafilah Penuntun Mohammad Djazman, menjelaskan ada tiga tujuan pokok yang ingin dicapai dengan diadakan kajian ini. Pertama, mengetahui pentingnya niat dalam bergiat sehari-hari. Kedua, menanamkan niat yang lurus dan ikhlas karna Allah dalam bergiat. Ketiga, selalu menjaga keistiqomahan. ” Selain itu, memperbarui niat juga menjadi penting dalam bergiat” tutur Umar, Jumat (23/3/2018).
Reporter : Mg_Rio & Mg_Iyas
Editor : Hanif Afifah







