LPM Pabelan

Oleh : Kiki Eko Prasetio*

Membaca,mungkin sudah tidak asing lagi kata tersebut di pendengaran kita, kata pepatah zaman dahulu membaca adalah jembatan ilmu, selain hal tersebut membaca juga suatu perintah yang bersumber dari Al quran yang harus dikerjakan. Ini sesuai  dengan ayat yang pertama kali turun yaitu “iqro” yang berarti “bacalah” hal ini berarti manusia memang tidak akan bisa lepas dari suatu kegiatan membaca,dan dengan membaca mungkin bisa menambah wawasan kita yang sebelum membaca kita tidak tahu dan setelah membaca kita menjadi tahu,dan yang menjadi pokok permasalahan saat ini , “apakah mahasiswa atau pelajar zaman sekarang banyak yang membaca?” .

Tragis memang jika kita meliat kondisi saat ini, banyak pelajar yang bisa dikatakan ALERGI MEMBACA, “haaa ALERGI MEMBACA??????? “ ya alergi membaca jika kita liat mungkin banyak pelajar yang betah atau nyaman dalam melihat fb, twitter, bbm dan game online yang ada di hp android mereka atau laptop mereka selama berjam-jam. Namun untuk membaca buku mereka tidak kurang dari 30 menit pasti sudah jenuh, mungkin bermain game bisa di katakan boleh tapi hanya sekedar refresing atau menghilangkan kejenuhan dalam menghadapi tugas-tugas sekolah atau tugas kampus yang cukup banyak. Tapi kebutuhan manusia yang sebenarnya bukanlah game tapi ilmu, manusia adalah makhluk yang haus akan ilmu. Jadi kita akan dapat memenuhi kebutuhan ilmu kita dengan membaca, kita menjadi lebih mengerti dengan semua keadaan di sekitar kita dengan membaca. Jika kita hanya berharap mendapat ilmu dari bapak ibu guru yang ada di sekolahan/dosen yang ada di kampus maka kebutuhan ilmu kita tidak akan terpenuhi karena mungkin  jam belajar kita kurang karena terbatasnya waktu. dan untuk memenuhi kebutuhan ilmu kita maka kita harus rajin-rajin membaca buku-buku referensi pelajaran. Dan sebenarnya buku apapun yang kita baca akan menambahkan ilmu atau wawasaan baru bagi kita.

Kembali ke pokok permasalahan utama apakah mahasiswa zaman sekarang lebih senang membaca?, Inilah yang menjadi ancaman besar bagi prestasi pelajar negeri ini. Mungkin mahasiswa sekarang lebih mengandalkan internet untuk mendapatkan semua yang mereka inginkan, termasuk tugas. Mungkin mereka lebih sering copas dari internet daripada sesuai dengan hasil pemikiran mereka sendiri. Mengapa demikian? Itu  karena pelajar zaman sekarang banyak yang malas membaca sehingga wawasan pengetahuan mereka tentang ilmu pengetahuan yang sangat luas  ini menjadi lebih terbatas. Karena keterbatasan wawasan inilah yang menyebabkan pelajar menjadi sering copas di internet dan secara tidak langsung copas di internet juga akan menyesatkan mereka ke dalam lubang yang dalam dan gelap,”bagaimana bisa copas bisa membuat kita masuk kedalam lubang yang dalam dan gelap? Padahalkan copas kan ngebuat kita bisa ngumpulin tugas tepat waktu?”. Meskipun copas bisa ngebuat kita ngumpulin tugas tepat waktu tetapi secara tidak sadar kegiatan copas dapat membuat kita menjadi malas belajar dan membaca. Jika kita membuat tugas hanya dengan copas dari internet maka belum tentu kita membaca isi tugas tersebut karena mungkin kita sudah percaya dengan apa yang ada di internet, bisa jadi kita hanya mengkopi terus ngeprint dan ngumpulin ke dosen tanpa kita baca terlebih dahulu dan jika suatu saat di tanya dosen tentang apa isi dari makalah tersebut maka kemungkinan besar kita tidak akan mengerti atau kurang faham tentang isi makalah tersebut,dan mungkin saat ujian bisa jadi kita tidak akan faham karena tidak pernah membaca.

Jika kita belajar hanya pada saat malam menjelang ujian belum tentu kita akan faham, pasti kita akan lebih faham jika kita tiap hari membaca meskipun sedikit demi sedikit. Maka secara tidak langsung ilmu /wawasan kita akan juga bertambah meskipun hanya sedit,tapi jika sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi bukit dan itu akan menjadi bekal kita saat ujian nanti dan ngebuat kita menjadi lebih percaya diri dengan hasil pemikiran kita sendiri. Karena sebenarnya sebagus apapun karya itu jika hanya berasal dari copi paste pemikiran orang lain akan lebih baik lagi jika sedikit dan seburuk apapun karya tersebut jika karya tersebut berasal dari pemikiran kita sendiri.

*mahasiswa Fakultas Hukum semester satu

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar