cerpen
Kuda Terakhir
Tergagap bangun dini hari, Kirman tak melihat Astuti di sebelahnya, Kirman beranjak dengan secepat kilat mencarinya, tanpa membersihkan diri tak pula menggosok gigi. Kirman mendaki
Di sebuah Halte
Larut malam, dalam bayangan rembulan yang tertutup awan itulah Arif terduduk di halte terdekat dari kampus tempatnya menempuh jenjang studi. Nyaris tengah malam, ia menunggu
Rasa yang Terdalam
Dersik mengalun begitu merdu membelai daun telinga Daniel ketika tengah berada dalam terowongan bawah tanah. Suasana legam yang menyelimuti kawasan itu membuat bulu kuduk Daniel
Bulan Harapan
Malam itu bulan tidak ragu menampakkan kecantikannya, bulat utuh menggantung bercahaya di angkasa, orang biasa menyebutnya bulan purnama. Udara riuh yang mulai bertiup menjadikan hawa










