Ah, Air Mataku Menetes Lagi

LPM Pabelan

Sore itu langit memberikan kehangatannya ke seluruh penjuru kota. Desiran angin lembut membuat rambut panjangku ikut tertiup angin, terkadang beberapa helai menutupi wajahku. Aku tatap

Kuda Terakhir

LPM Pabelan

Tergagap bangun dini hari, Kirman tak melihat Astuti di sebelahnya, Kirman beranjak dengan secepat kilat mencarinya, tanpa membersihkan diri tak pula menggosok gigi. Kirman mendaki

Di sebuah Halte

LPM Pabelan

Larut malam, dalam bayangan rembulan yang tertutup awan itulah Arif terduduk di halte terdekat dari kampus tempatnya menempuh jenjang studi. Nyaris tengah malam, ia menunggu

Rasa yang Terdalam

LPM Pabelan

Dersik mengalun begitu merdu membelai daun telinga Daniel ketika tengah berada dalam terowongan bawah tanah. Suasana legam yang menyelimuti kawasan itu membuat bulu kuduk Daniel

Bulan Harapan

LPM Pabelan

Malam itu bulan tidak ragu menampakkan kecantikannya, bulat utuh menggantung bercahaya di angkasa, orang biasa menyebutnya bulan purnama. Udara riuh yang mulai bertiup menjadikan hawa