LPM Pabelan

UMS, Pabelan-Online.com – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Al Ghazali Fakultas Psikologi UMS gelar seminar bertema “Kesetaraan Gender dalam Perspektif Islam”, Kamis (19/5/2016). Kegiatan tersebut dilatari kekhawatiran mengenai isu gender yang mengkhawatirkan moral bangsa.

Seminar dibuka dengan pemaparan gender oleh Dewi Wulandari selaku pembicara pertama. Menurutnya, gender merupakan pembedaan peran dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial budaya. Karenanya, gender bisa berubah seiring perkembangan zaman. “Bukan hanya soal aspek bagaimana mengatasi. Sebagai sistem, Islam telah pula melakukan upaya preventive. Dan soal peran, laki-laki dengan perempuan itu bukanlah kompetitor,” ungkapnya, Kamis (19/5/2016).

Senada dengan Dewi, Taufik Kasturi sebagai pembicara kedua berulang mengingatkan untuk tidak selalu menelan mentah-mentah dan sangat perlu mengkritisi western-oriented, mengatakan bahwa pembagian tugas, peran, dan tanggung jawab laki-laki dan perempuan baik di ruang domestik maupun publik didasarkan pada wahyu Allah. “Yang Maha Mengatur itu Allah. Manusia tidak bisa menentukan peran. Merombak konsep baku dari Allah adalah bentuk keangkuhan karena merasa berhak menyaingi Allah dan itu berarti keluar dari keimanan,” jelas Taufik sambil mengutip surat At Taubat ayat 31 dan An Nisa ayat 150-151, Kamis (19/5/2016).

Penulis: Zulfa Rahmatina

Editor: Ratih Kartika

Also Read

Tinggalkan komentar