LPM Pabelan

UMS, pabelan-online.com — Penghargaan baru di awal tahun berhasil diraih oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Lembaga Layanan Pendidikan (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah (Jateng), sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dengan luaran penelitian terproduktif tahun 2021.

Dilansir melalui laman website republika.co.id, LLDIKTI Wilayah VI Jateng memberikan penghargaan kepada UMS, sebagai PTS dengan luaran penelitian terproduktif berdasarkan Science and Technology Index (Sinta) 2021 untuk wilayah VI. Penghargaan tersebut diberikan saat kegiatan rapat koordinasi rektor-rektor Perguruan Tinggi Swasta se-Jawa Tengah.

“Dengan diraihnya penghargaan ini, semakin memberikan semangat untuk UMS dalam menerapkan Tridharma perguruan tinggi, terutama dibidang penelitian dan pengembangan,” ungkap Rektor UMS, dikutip dari republika.co.id.

Ahmad Sodikin, selaku Mentri Pengembangan Intelektual Keislaman (PIK) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U), memberikan tanggapan terkait penghargaan tersebut. Penghargaan tersebut patut diapresiasi sebagai salah satu cara agar kampus tetap eksis di masa pandemi.

Menurutnya, penghargaan tersebut dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas baik kampus maupun mahasiswa serta menambah minat bagi mahasiswa.

“Menurut saya, penghargaan ini sudah layak diterima oleh UMS. Semoga dengan diberikannya penghargaan ini, UMS kedepannya dapat memberikan perbaikan-perbaikan terutama untuk fasilitas mahasiswa,” ungkapnya saat diwawancarai melalui WhatsApp, Selasa (30/3/2021).

Eka Esti Widyastuti, selaku Sekretaris Jendral Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), juga memberikan tanggapan. Ia mengungkapkan rasa bahagianya mendengar penghargaan tersebut berhasil diraih oleh UMS, karena hal itu membuktikan walaupun UMS merupakan kampus swasta tetapi mampu bersaing dengan kampus negeri yang lain.

Ia juga mengatakan, dengan penghargaan ini menandakan bahwa UMS mampu mewujudkan slogan-slogannya dan dosen-dosen yang dimiliki UMS aktif dalam penelitian ataupun jurnal publikasi ilmiah. Ia berharap kampus memperhatikan kuantitas dan kualitas yang dimiliki mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi yang ada.

“Semoga kedepannya UMS bisa memperbaiki terkait pembiayaan, sarana-prasarana, serta sistem informasi yang bermutu. Menjalin kerja sama dengan perusahaan dan kampus yang lain, serta kurikulum dan metode pembelajaran yang mampu membentuk softskill dan hardskill mahasiswa,” harapnya, Kamis (31/3/2021).

Selain itu, Firly Aprilia Rohimawati salah satu mahasiswa UMS juga memberikan pendapatnya tentang penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini hanya ditujukan untuk para dosen dan memudahkan dosen-dosen untuk naik jabatan. Semakin banyak penghargaan yang diraih, semakin banyak juga peningkatan UMS yang bisa mencetak generasi intelektual.

“Saya sangat berharap UMS bisa memperbaiki fasilitas yang dapat dinikmati mahasiswa. Misalnya, memperlengkap buku-buku yang ada di bookstore karena banyak buku pembelajaran yang direferensikan oleh dosen, tetapi tidak ada di sana dan membuat kemudahan dalam membayar biaya kuliah,” ucapnya, Kamis (31/3/2021).

 

Reporter         : Alya Rahmawati Dewi

Editor             : Rachma Andriani Sudarta

Baca Juga : Festival Mojolaban: Menyuarakan Kerukunan Melalui Jalan Kebudayaan

 

Also Read

Tinggalkan komentar