
Pertikaian antara Israel dan Palestina yang terjadi belakangan ini turut mengundang simpati dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat Solo Raya. Aliansi Solo Peduli Palestina (ASPP) yang terdiri dari 79 lembaga dan komunitas mahasiswa, pemuda, serta masyarakat Solo Raya mengadakan aksi dukungan dan galang dana untuk Palestina.
Aksi tersebut dilakukan di Bundaran Gladak yang diikuti lebih dari 300 orang dengan tertib dan mematuhi protokol kesehatan (prokes). Pada dasarnya, adanya aksi solo peduli ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya masyarakat Solo tentang kejahatan kemanusian yang ada di Palestina.
Aksi tersebut dilakukan sebagai wujud dukungan pemuda dan masyarakat Solo atas perjuangan Palestina serta untuk meringankan beban rakyat Palestina dengan mengadakan galang dana. Dengan begitu, aksi yang digelar tersebut selain sebagai dukungan dapat pula menjadi ajang untuk merekatkan solidaritas elemen lembaga pemuda dan masyarakat.
Agar sebuah aksi berjalan dengan lancar, maka perlulah rencana dan koordinasi yang matang. Meskipun dalam keadaan pandemi seperti ini, seharusnya tidak mengurangi semangat dari mahasiswa dalam membela kebenaran. Tetapi, keamanan protokol kesehatan dalam aksi jangan sampai diabaikan.
Di tengah adanya wabah pandemi ini, ASPP perlu membentuk satuan tugas yang guna menjaga dan mengingatkan peserta aksi jika tidak sesuai dengan protokol kesehatan. Dengan begitu akan terjaminnya keamanan dan keselamatan dari masa aksi. Menyelenggrakan aksi di kondisi saat ini, memang memerlukan tanggung jawab yang berat, karena terdapat 300 jiwa yang perlu dijaga.
Untuk setiap peserta yang tergabung dalam masa aksi, harus diwajibkan mematuhi protokol kesehatan yang ketat. ASPP perlu mengarahkan peserta terkait aturan dan tata tertib sebelum memulai aksi seperti, masa dalam keadaan sehat, menggunakan masker, adanya physical distancing, wajib berpakain panjang dan bersarung tangan.
Dengan adanya aksi ini, maka diharapkan terdapat output yang dihasilkan, bukan hanya sekadar untuk berpanas-panasan di bawah terik matahari. Setelah adanya aksi, sepatutnya dapat meningkatkan dan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membantu sesama untuk memperjuangkan hak-hak yang semestinya dimiliki rakyat Palestina.
Selain itu, aksi yang dilakukan masyarakat Solo Raya seharusnya dapat memberikan pemahaman terkait konfik di Palestina kepada masyarakat awam. Sehingga bisa menghilangkan stigma-stigma negatif tentang Palestina yang selama ini beredar di masyarakat. Dengan demikian, akan banyak masyarakat yang mengetahui penyebab terjadinya konflik yang sebenarnya dan banyak masyarakat yang mendukung untuk kemerdekaan Palestina.
Aliansi Solo Peduli Palestina harus selalu hadir untuk dapat menjadi support system bagi masyarakat Palestina. Selain itu, Aliansi Solo Peduli Palestina harus selalu mendukung dan membela rakyat Palestina. Agar nantinya rakyat Palestina benar-benar bisa berdiri sendiri di atas tanahnya dan bisa hidup damai tanpa adanya serangan agresi dari bangsa Zionis.
Baca Juga: Tak Perduli Seberapa Menakutkan, Kebenaran Harus Diungkap





