Khotimatuz Zahra

Foto: Tangkapan layar unggahan akun Instagram @kemahasiswaan.ums

Pabelan-online.com, UMS – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah menggelar seleksi internal Pekan Seni Mahasiswa (Peksima) tanpa memungut biaya. Pendaftaran dibuka hingga 11 April 2025 lalu. Ajang ini digelar untuk mewadahi mahasiswa UMS yang memiliki bakat di bidang seni dengan menawarkan 15 cabang lomba untuk terus maju hingga tingkat nasional. 

Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Minat Bakat dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMS Suyatmin Waskito menjelaskan bahwa Peksima merupakan ajang internal kampus untuk mewadahi mahasiswa yang memiliki bakat seni. 

“Kalau Peksimida itu bisa lolos, harapannya masuk di Peksiminas (Pekan Seni Mahasiswa Nasional -red),” ujarnya melalui telepon WhatsApp, Senin (6/4/2026).

Suyatmin juga menjelaskan, untuk menuju Peksiminas, nantinya, hanya satu peserta terbaik yang akan mewakili di tingkat provinsi. Penentuan peserta tersebut sepenuhnya berada di tangan Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI). 

“Nanti peksi juara 1 atau 2, peksi 3 yang akan dikirim itu tergantung BPSMI yang akan menetapkan. Meskipun biasanya itu 1 (kandidat -red), juara 1 itu yang dikirimkan,” tuturnya.

Untuk tahun ini, kata Suyatmin, pendaftaran Peksima telah dibuka hingga tanggal 11 April 2026 lalu dan menawarkan 15 cabang lomba seni yang bisa diikuti oleh seluruh mahasiswa internal. Selain itu, pihak kampus juga berharap seluruh cabang lomba dapat terpenuhi oleh minat mahasiswa.

“Karena kan memang kita tidak punya penyangga (bidang seni -red), bidang olahraga kita punya penyangga,” tambahnya.

Sementara itu, Terkait dewan juri akan ditetapkan setelah pendaftaran ditutup. Ia menjelaskan bahwa juri terdiri dari pihak internal dan eksternal UMS.

 “Ada yang dari luar, ada yang dari dalam (UMS -red), jadi campuran,“ pungkasnya.

Suyatmin juga mengonfirmasi terkait biaya pendaftarannya, untuk mengikuti Peksima, tidak dikenakan biaya sama sekali. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan pembinaan untuk mengembangkan bakat yang sudah dimiliki.

“Kita mengukuhnya, karena memang kita mewadahi dari adik-adik kita yang punya bakat di bidang seni, ya kita salurkan,” ujarnya.

Salah satu antusias mengikuti ajang ini adalah Zalfa. Ia merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Unit Seni dan Film (USF) yang tengah mempersiapkan diri untuk mendaftar di cabang lomba tari. Zalfa mengungkapkan bahwa saat ini ia masih mendiskusikan pendaftarannya lebih lanjut, namun kemungkinan besar ia akan berpartisipasi.

“Masih didiskusikan, tapi kemungkinan daftar karena USF biasanya ikut lomba atau event-event gitu,” ujarnya melalui pesan WhatsApp, Jumat (10/4/2026). 

Mengenai kesiapan teknis, Zalfa mengaku sudah memiliki gambaran mengenai komposisi tim yang akan dibawanya pada cabang tari. Melalui ajang Peksima ini, Zalfa berharap dapat mengasah kemampuannya dan memperluas relasi di bidang seni.

“Harapannya di lomba Peksima ini adalah bisa memberikan penampilan terbaik dan menambah pengalaman. Selain itu, saya juga ingin belajar dari peserta lain yang tentunya juga sangat berbakat,” tutup Zalfa.

Reporter : Khotimatuz Zahra

Editor: Akmal Muhajir Rayadinata

Penulis

Also Read

Tinggalkan komentar