
UMS, Pabelan-Online.com – Persediaan buku di Bookstore Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) alami keterbatasan stok. Hal tersebut berakibat pada banyaknya mahasiswa yang tidak mendapatkan buku.
Manajer BookStore, Syaiful Achyar, mengungkapkan bahwa ketersediaan stok buku tergantung distributor yang memproduksi buku tersebut. Dirinya menyatakan sudah memesan stok buku dengan dua kali PO (Pre Order) sesuai jumlah mahasiswa. “Sedangkan supplier terkadang tidak menyanggupinya sehingga banyak mahasiswa tidak mendapatkan buku,” ungkapnya, Selasa (27/9/2016).
Ia menambahkan, untuk pemesanan buku sendiridilakukan dengan dua cara. Cara yang pertama adalah datang langsung dan memesan melalui customer servis (cs). Kedua, dengan cara online melalui laman www.bookstore.ums.ac.id. Kemudian mengisi biodata diri dan buku yang ingin dipesan melalui form yang telah disediakan. “Perbandingan buku pegangan kuliah dan buku fiksi adalah sekitar 70:30,” jelasnya.
Disisi lain, Salah satu mahasiswa Fakultas Hukum semeter 7, Lavelia Ardita, merasakan kecewa dengan fasilitas yang kurang memadai. Persediaan buku yang tersedia di bookstore hanya berjumlah sepuluh biji berbanding dengan jumlah mahasiswa yang ratusan. Padahal setiap mahasiswa mendapatkan satu voucher yang dapat ditukarkan dengan buku seharga 100.000. “Hal tersebut membuat banyak mahasiswa merasa kecewa,” keluhnya, Selasa (27/9/2016).
Penulis : Magang Ari Susanto, Dhessa Y.A, dan Anggia Mujianti
Editor : Hanifah Indrianti






