LPM Pabelan

Reporter : Anggi

UMS-Pasca Psychology Friend and Nature (Psychofren) atau yang juga dikenal sebagai acara pengakraban mahasiswa baru fakultas psikologi yang diadakan seminggu setelah ospek tingkat fakultas menuai konflik tersendiri. Gubernur BEM selaku penanggung jawab acara meminta maaf kepada seluruh civitas Fakultas Psikologi khususnya.

Gubernur BEM Fakultas Psikologi, Rigel Ernando menyatakan bahwa dirinya amat menyesali telah mengunggah potongan video yang berisikan beberapa sesi acara yang dilakukan di Sekipan, Tawangmangu. “Jujur  saya sangat menyesali atas caption yang saya tulis pada video tersebut,” ungkapnya Rabu (7/10/2015)

Unggahan video yang berdurasi beberapa detik pada akun media sosial pribadi milik Rigel ini menuai protes sejumlah kalangan karena adanya penulisan caption yang kurang sesuai. Ditambah lagi konten yang terdapat dalam video tersebut dinilai kurang islami seperti pada penjelasannya. “Saya dan teman-teman BEM mengakui bahwa memang sesi yang terekam dalam video tersebut tidak islami, namun hal tersebut dilakukan hanya hiburan semata” tambahnya.

Pihak BEM sendiri memang telah mengakui bahwa ada hal yang kurang sesuai pada sesi yang terdapat dalam salah satu video yang diunggah, namun jajaran BEM keberatan apabila sesi tersebut justru menuai citra negatif untuk keseluruhan acara yang dipersiapkan selama empat bulan tersebut.

Rigel juga menyayangkan opini publik yang terbentuk hanya dari video tersebut. “Lebih baik agar teman-teman langsung mengkonfirmasi ke saya, bukan hanya menjustifikasi langsung tanpa adanya kejelasan yang benar” harapnya.

Editor : [PWDR]

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar