
Reporter : Pradhita Wisnu D Rahmawan
Jakarta-Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas tentang Tindak Lanjut Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (5/11/2015). Dalam rapat yang digelar, Jokowi memberikan himbauan untuk selalu waspada meski pemadaman lahan terbakar berjalan dengan baik. Kemungkinan rendahnya curah hujan akibat El Nino, menurutnya dapat mempengaruhi proses pemadaman yang masih berjalan.
Dilansir dari website resmi Sekretariat Negara Republik Indonesia (www.setneg.go.id), kondisi cuaca di daerah Sumatra dan Kalimantan yang terkena dampak terbesar kabut asap mulai membaik. Jarak pandang yang semula hanya ratusan meter berangsur-angsur telah kembali ke kondisi normal. Titik api yang ada di Sumatra menurun menjadi 53 sedangkan di Kalimantan menyisakan 124. “Hujan turun di beberapa daerah terdampak,” kata Jokowi seperti yang dilansir dalam siaran pers Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana.
Jokowi juga mengintruksikan untuk terus melakukan patroli memantau kondisi di daerah yang sudah berhasil dipadamkan. Ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan munculnya titik api baru yang dapat memicu kebakaran. “Jangan sampai ada pembakaran baru. Pemadaman api melalui operasi udara dan darat harus terus dilakukan,” katanya.
Pemadaman lahan yang terbakar di daerah Sulawesi dan Papua juga tidak luput dari perhatian Jokowi. “Pemadaman di Sumsel dan Papua harus terus dan segera dilaksanakan,” terangnya.
Editor : [NRF]






