LPM Pabelan

Kebakaran melanda Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) di Jati Kota Padang. (8/5) Foto: Detik.com

Pabelan-online.com, UMS – Kebakaran hebat melanda Gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Andalas (Unand) di Kampus Jati, Padang, Sumatera Barat, pada Kamis malam, 8 Mei 2025 sekitar pukul 20.15 WIB. Pihak universitas masih menilai total kerugian yang diakibatkan.

Melansir dari unand.ac.id, sejumlah mahasiswa yang berada di sekitar lokasi melihat percikan api dan segera melapor kepada petugas keamanan kampus. Saksi mata melaporkan bahwa percikan api tersebut muncul dari lantai satu sisi kanan gedung, yang merupakan area kantor Pascasarjana FKM. Pihak keamanan kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, kepolisian setempat, dan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Tujuh unit armada pemadam dan sekitar 80 personel diterjunkan ke lokasi. Petugas tiba lima menit setelah menerima laporan dan berhasil menjinakkan api dalam waktu sekitar satu setengah jam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerusakan parah terjadi di lantai satu dan dua gedung berlantai tiga tersebut. Estimasi kerugian material masih dalam proses perhitungan.

Wakil Rektor II Hefrizal Handra, menyatakan bahwa pihak kampus telah menerapkan langkah-langkah preventif secara ketat sebelum insiden terjadi. Ia menegaskan, seluruh gedung telah dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta didukung patroli keamanan 24 jam.

Saat ini, pihak universitas tengah melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan penyebab kejadian dan mengidentifikasi secara tepat sejauh mana dampak yang ditimbulkan, baik terhadap struktur bangunan maupun operasional kampus. Hasil investigasi ini akan menjadi dasar dalam pengambilan langkah-langkah pemulihan selanjutnya.

Presiden Mahasiwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Unand, Dedi Irwansyah, menyampaikan bahwa perkuliahan mahasiswa pascasarjana dan kegiatan praktikum mahasiswa program studi ilmu gizi yang biasa dilakukan di Kampus Jati telah dialihkan sementara ke kampus utama. 

“Adanya pihak keamanan yang selalu stay (siaga-red) dan melakukan pengawasan terutama area vital seperti laboratorium yang rawan terjadinya insiden tak diinginkan,” ujar Dedi via WhatsApp pada Kamis (15/8/2025).

Reporter: Amara Balqis Atsany

Editor: Ridhwan Nabawi

Also Read

Tinggalkan komentar