
UMS, Pabelan-Online.com – Mahasiswi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), meraih juara II pada ajang Olimpiade Nasional Neurologi. Lomba yang diadakan pada tanggal 14-15 April 2018 oleh Perkumpulan Fisioterapi Neurologi Indonesia (PFNI) bertempat di Rumah Sakit Bali Mandara, Denpasar, Bali, Kamis (19/4/2018).
Olimpiade Nasional Neurologi tersebut bertajuk “Assessment Fisioterapi Neurologi sebagai Dasar Penegakan Diagnosa dan Alat Evaluasi Capaian”. Neurologi sendiri merupakan sebuah cabang dari ilmu kedokteran yang menangani kelainan pada sebuah sistem saraf. Dalam konteks tersebut parkinson adalah salah satu penyakit yang memiliki hubungan dengan neurologi.
Selaku perwakilan tim olimpiade, Dinik Ayundya Marlis mengaku sangatlah senang dengan hasil yang telah diraih oleh timnya pada ajang Olimpiade Nasional Neurologi. Kami sangat tidak menyangka mendapatkan juara II pada ajang Olimpiade Nasional ini, karena kami masih terbilang semester muda dan kompetitor lawan kami jauh lebih senior dibandingkan kami, ungkapnya, pada Kamis (19/04/2018).
Olimpiade Nasional Neurologi ini diikuti oleh sembilan universitas di Indonesia. Fisioterapi UMS mengirimkan satu tim yang beranggotakan Dinik, Hani, dan Nada. Sejalan dengan prestasi ini, Dinik berharap setelah keikutsertaan pada Olimpiade Nasional Neurologi dapat mengasah kemampuan, menggali sebuah pengalaman yang lebih dalam lagi, dan dapat terus mengharumkan nama UMS di tingkat yang lebih tinggi. Jangan jadikan ajang lomba untuk belajar, tapi jadikan belajar untuk lomba, tambahnya.
Baca juga: Alifatul Ilmi: Tetap Berprestasi Meski Sibuk Berorganisasi
Taufik Eko Susilo, selaku Penanggung Jawab dan Pembimbing, menegaskan dengan sangat senang atas keberhasilan yang telah diraih anak asuhnya pada Olimpiade Nasional Neurologi. Beliaupun mengungkapkan kunci keberhasilan anak asuhnya dalam menjuarai Olimpiade kali ini.
Keberadaan jaringan alumni prodi fisioterapi UMS yang berada di Bali diakui dapat memberikan arahan dan bimbingan materi yang akan dilombakan. Ia berharap kepada seluruh mahasiswa UMS untuk terus giat belajar dan tak henti untuk meng-explore diri ke arah yang baik. Langkah ini ditempuh agar dapat memberikan sumbangsih berupa prestasi demi harumnya nama UMS di tingkat Nasional maupun Internasional. Semoga dengan kemenangan ini, membuktikan bahwa posisi kita di Nasional tidak bisa dianggap remeh, tutupnya, pada Jumat (20/04/2018).
Reporter : Ahlan Fauzan
Editor : Rizal Pahlevi
Baca juga: Ada Apa dengan Demokrasi Kampus?







